Pencarian populer

Ari 'The Turbo', Penyanyi Kafe Pemegang Sabuk Tinju Se-Asia

Ari The Turbo Agustian, pemegang sabuk tinju WBC Asia Light Weight. Foto: Dok Hi!Pontianak

Hi!Pontianak - Ari Agustian alias Ari 'The Turbo', petinju asal Pontianak, Kalimantan Barat, baru saja memenangkan sabuk tinju internasional WBC Asia kelas light weight, di Jakarta, Sabtu (6/4) lalu, setelah menumbangkan Suntorn Pahnom, petinju asal Thailand, pada ronde kedua.

Dengan demikian, The Turbo, julukannya, membawa pulang 2 sabuk internasional, yakni sabuk promotor dan sabuk internasional. Sebelumnya ia juga memegang sabuk juara tinju internasional versi WBC Asia kelas 57 kilogram.

Ari The Turbo mengangkat tangan sebagai simbil kemenangan, usai berhasil meraih sabuk tinju internasional versi WBC Asia, Sabtu (6/4). Hi!Pontianak

Namun, siapa sangka, Ari yang beringas dan lincah di atas ring ini, sehari-hari adalah penyanyi kafe. Saat ditemui tim Hi!Pontianak Senin malam (8/4), Ari mengaku sudah gemar menyanyi sejak kecil.

Kesehariannya, selain latihan rutin, dia juga mencukupi kebutuhan hidupnya dengan menjadi marketing freelance di salah satu perusahaan properti.

"Saya juga mengamen di kafe seperti sekarang ini," kata Ari.

Memiliki seorang ayah yang berprofesi sebagai buruh angkut di pelabuhan, membuat Ari terbiasa mengecap pahit manis kehidupan. Berbagai pekerjaan pernah dilakoni Ari. Mulai dari penjual buah, bekerja sebagai buruh angkut di pelabuhan, bekerja di bengkel las, buruh bangunan, dan lain sebagainya.

"Saya sebenarnya senang berdagang. Makanya saya punya rencana bikin kafe dengan sajian ring tinju, dan akan bikin pertandingan tinju lokal," ungkapnya.

Terkadang Ari juga melatih tinju kepada teman-temannya, untuk mengisi waktu luang. "Biasa saya privat, ngajarin teman-teman. Biasanya mereka minta saya. Kadang dibayar dua jam Rp 200 ribu. Saya bukan pelatih, karena ilmu saya belum seberapa. Tapi karena mereka memaksa, jadi saya latih," kata Ari.

Keseriusan dan konsistensi Ari The Turbo mengantarkannya sebagai petinju dunia. Foto: Hi!Pontianak

Keseriusan dan konsistennya, membawa Ari pada tingkat pertandingan di level saat ini. Ari mengaku, untuk menjadi konsisten, dia rutin latihan setiap harinya sebanyak 2 kali, agar terus membuahkan hasil yang maksimal.

Selain rutin latihan, Ari juga menjaga kestabilan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang begizi, minum vitamin, dan istirahat yang cukup. Berbagai macam tawaran dari kejuaraan dunia terus menghampiri, tetapi Ari masih memilih kontrak.

"Kita juga harus lihat dulu kontraknya gimana, persetujuannya gimana. Biayanya cukup tidak untuk berbagai macam akomodasi. Belum lagi untuk vitamin. Karena kita gak ada sponsor juga. Jadi kita pilih-pilih," ujar Ari.

Ari The Turbo usai menang KO melawan petinju Thailand, Suntorn Pahnom. Foto: Hi!Pontianak

Ari berpesan kepada petinju di Kalimantan Barat, untuk tetap konsisten dan semangat dalam menjalankan tugasnya.

"Kepada petinju di Kalbar, walaupun kalian tanpa dukungan, tanpa support, tetaplah berlatih. Belajar itu tidak harus dari pelatih. Kalian itu bisa belajar di mana-mana. Kuncinya satu, latihan keras dan dengan pola yang benar. Jangan mengeluh, karena saya sudah pernah dan sia-sia. Saya memotivasi diri saya sendiri, karena saya ingin melangkah ke World Champions," kata Ari.

Selain ingin membanggakan Indonesia, Ari mengatakan akan membahagiakan kedua orang tuanya, dengan terlebih dahulu memenuhi kebutuhan ekonomi yang cukup bagi mereka. (hp8)

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.33