Mom
·
19 November 2020 15:05

Cara Membiasakan Anak untuk Salat 5 Waktu

Konten ini diproduksi oleh Hi Pontianak
Cara Membiasakan Anak untuk Salat 5 Waktu (8616)
Ilustrasi anak dan ibu salat bersama. Foto: Shutterstock
Cara Membiasakan Anak untuk Salat 5 Waktu
Hi!Pontianak - Memiliki anak yang rajin mendirikan salat lima waktu tentu sangat menyejukan hati orang tua mana pun. Di mana ada harapan kelak dia akan terjaga dari akhlak buruk karena salat.
ADVERTISEMENT
Namun, tidak mudah mengajarkan anak-anak untuk mulai bisa menjalankan salat 5 waktu sejak dini. Sebab itu orang tua sebaiknya melatih atau membiasakan anak-anak untuk melaksanakan salat. Sehingga, mereka akan memiliki kesadaran dalam melakukan ibadah tersebut.
Berikut ini cara melatih atau mengajarkan anak salat 5 waktu dan membiasakannya:
1. Berilah Contoh
Cara Membiasakan Anak untuk Salat 5 Waktu (8617)
Anak salat. Foto: Shutterstock
Anak-anak suka meniru orang tua mereka. Jadi, biarkan anak melihat bagaimana kita bergegas mengambil air wudu, menggunakan alat salat seperti peci atau mukena dan menggelar sajadah begitu suara azan terdengar.
Orang tua adalah contoh utama bagi anak tentang apa artinya menjadi seorang Muslim. Jadi, Anak akan merekam dan tumbuh dengan memahami betapa pentingnya salat.
2. Nasihati Anak Tentang Pentingnya Salat
ADVERTISEMENT
Orang tua dapat meluangkan waktunya untuk berkomunikasi dan menasihati anak. Kemudian jika anak tidak ingin melaksanakan salat berikan nasihat tentang akibat dari tidak melaksanakan salat. Cara ini dilakukan agar anak takut dan muncul rasa bersalah jika meninggalkan salat
3. Jelaskan dengan Visual
Cara Membiasakan Anak untuk Salat 5 Waktu (8618)
Ilustrasi anak salat dan berdoa. Foto: Shutterstock
Anak-anak sulit memahami hal yang abstrak. Sebaliknya, mereka bisa merespons dengan baik gambar atau video visual. Agar anak memahami dan mengingat waktu salat. Buatlah gambar jarum jam yang menunjukkan 5 waktu salat di suatu tempat di rumah yang mudah dilihat anak atau poster yang menunjukkan gerakan-gerakan salat di kamarnya.
Bisa juga buat papan salat, setiap salat yang dilakukan anak tepat waktu, mereka bisa menempelkan stiker orang tersenyum atau mewarnai gambar bintang dengan warna kuning. Katakan pada anak, ini jadi tanda atau pengingat bahwa Allah senang ia sudah melakukan salat.
ADVERTISEMENT
4. Kenalkan pada Allah
Tanpa pemahaman akan Sang Pencipta, salat menjadi sekadar ritual bagi anak yang tidak memiliki koneksi spiritual dan emosional dengan Tuhan-nya, Allah SWT.
Karena itu sejak dini, sampaikan pada anak tentang bagaimana Allah menyayanginya, menciptakan segalanya dan bagaimana Allah menyediakan semua yang kita nikmati, dan akan melindungi mereka. Ini akan menanamkan cinta yang mendalam kepada Allah di hati anak.
5. Memberi Semangat dan Pujian Atas Usahanya yang Telah Mendirikan Salat
Cara Membiasakan Anak untuk Salat 5 Waktu (8619)
Ilustrasi anak salat di masjid. Foto: Shutterstock
Anak yang rajin salat merupakan kabar gembira bagi setiap orangtua. Namun sayangnya, pada keseharian si Kecil sudah malas mendirikan salat.
Nah, langkah selanjutnya yang perlu orangtua lakukan ialah memberi motivasi dan menyemangatinya. Kemudian jangan lupa memberi mereka sanjungan. Pujian merupakan bentuk penghargaan dari usaha sang anak setelah berusaha keras melakukan tindakan terpuji.
ADVERTISEMENT