Pencarian populer

Foto: Kapolda Kalbar Uji Ketahanan Tameng dan Rompi Personel

Kapolda Kalbar menguji ketahanan tameng personel pengendali massa kepolisian. Foto Dok Humas Polda Kalbar
Hi!Pontianak - Kepala Kepolisian Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono, memeriksa tameng dan rompi yang akan digunakan personel kepolisian, jelang sidang sengketa hasil Pilpres 2019, yang akan digelar Jumat (14/6) mendatang.
ADVERTISEMENT
Kapolda Kalbar memeriksa helm dan masker yang digunaan personel pengendali massa kepolisian. Foto Dok Humas Polda Kalbar
Didi mengecek seluruh kesiapan dari jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, seperti sarana dan prasarana pengamanan, di lapangan SPN (Sekolah Polisi Negara) Pontianak, Rabu (12/6).
Kapolda Kalbar menguji ketahanan peralatan yang digunakan personel kepolisian dalam pengendali massa. Foto Dok Humas Polda Kalbar
"Selain kesiapan anggota, kita juga memeriksa kuatnya tameng dan rompi yang akan dipakai personel Polri, saat mengamankan jalannya sidang MK 2019 mendatang. Seluruh bagian perlengkapan, termasuk peralatan khusus dalam pengurai massa dan senjata api, ini semua kita harus siapkan, agar dapat siap pakai dalam mengendalikan situasi," kata Didi usai melakukan pemeriksaan.
Kapolda Kalbar memeriksa kesiapan kendaraan yang digunakan personel kepolisian dalam pengendali massa. Foto Dok Humas Polda Kalbar
Dia juga menguji secara langsung ketahanan tameng yang digunakan dengan memukul keras ke arah tameng dan helm yang digunakan oleh anggota, serta rompi dan pengaman di lengan dan kaki.
Kapolda Kalbar memeriksa ketahanan pelindung tubuh yang digunakan personel kepolisian dalam pengendali massa. Foto Dok Humas Polda Kalbar
"Kita tadi juga mengecek kesiapan kendaraan yang akan digunakan untuk mengamankan, baik yang bersifat represif, maupun preventif. Serta seluruh anggota yang akan melaksanakan tugas sebagai patroli maupun tim Dalmas (Pengendalian Massa)," kata Didi.
ADVERTISEMENT
Kapolda Kalbar alat komunikasi yang digunakan personel kepolisian dalam pengendali massa. Foto Dok Humas Polda Kalbar
Selain itu, Didi juga menegaskan kepada seluruh anggotanya, untuk tidak memakai peluru tajam dan peluru karet. Kedua peluru tersebut hanya digunakan pada saat situasi genting saja, misalnya saat adanya perusuh yang menggunakan senjata tajam, dan membahayakan nyawa orang lain maupun diri sendiri. (hp8)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.85