Woman
·
22 Oktober 2020 13:03

Foto: Upaya Uke Tugimin Pertahankan Tradisi Tenun di Tengah Arus Modernisasi

Konten ini diproduksi oleh Hi Pontianak
Foto: Upaya Uke Tugimin Pertahankan Tradisi Tenun di Tengah Arus Modernisasi (315181)
Pengunjung melihat tenun di galeri Rumah Jepin milik Uke Tugimin. Foto: Leo Prima/Hi!Pontianak
Foto: Upaya Uke Tugimin Pertahankan Tradisi Tenun di Tengah Arus Modernisasi
ADVERTISEMENT
Hi!Pontianak - Mempertahankan nilai budaya di tengah arus modernisasi, bukan hal yang mudah. Itu diakui oleh Uke Tugimin, desainer asal Kalbar yang konsisten mengangkat tenun dalam karyanya.
"Itu masih menjadi PR saja. Bagaimana kita mempertahankan tradisi budaya, namun di sisi ekonominya juga berjalan," kata Uke, saat berbincang dengan Hi!Pontianak, Sabtu (17/10).
Uke menjelaskan, produksi tenun di Kalbar, saat ini masih menggunakan pola tradisional. Alat-alat yang mereka gunakan masih sederhana. Dengan demikian, nilai budaya dan keaslian tradisi bisa dilestarikan.
Foto: Upaya Uke Tugimin Pertahankan Tradisi Tenun di Tengah Arus Modernisasi (315182)
Uke Tugimin bersama salah satu karyanya. Foto: Leo Prima/Hi!Pontianak
Namun, pola itu cukup memakan waktu karena rumit. Akhirnya, harga jualnya juga cukup tinggi. Sayangnya, daya beli masyarakat masih lemah.
Uke yakin, dengan dibantu peralatan modern, proses produksi tenun akan lebih mudah, dan murah. "Tapi, nilai budayanya akan hilang," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Karena itu, Uke mencoba mengkampanyekan program "Berencana Sebelum Menenun". Dengan program ini, Uke mengajak para penenun untuk memikirkan, motif dan ukuran kain tenun sesuai dengan akan diaplikasikan untuk apa.
Foto: Upaya Uke Tugimin Pertahankan Tradisi Tenun di Tengah Arus Modernisasi (315183)
Uke Tugimin menunjukkan salah satu karyanya yang bertema tenun. Foto: Leo Prima/Hi!Pontianak
"Kalau dulu, mereka menenun itu kainnya besar-besar. Sekarang mereka menenun dengan merencanakan, kalau kain ini jadi, nanti mau diaplikasikan untuk apa? Untuk syal, untuk taplak meja, atau untuk baju," ungkapnya.

Didukung oleh Pertamina

Uke, adalah salah satu pelaku UMKM yang mendapat bantuan modal dari kemitraan dengan Pertamina. Dengan semangat Ketulusan Dalam Melayani, Uke menggandeng generasi milenial untuk ikut berkarya, melestarikan tenun.
"Dari bantuan itulah, kami bisa membantu perekonomian para pengrajin tenun, dari hulu ke hilir. Syukurnya, sekarang pengrajin tenun itu sudah banyak anak-anak mudanya. Kalangan milenial di kampung-kampung sudah banyak yang menenun," ujarnya.
Foto: Upaya Uke Tugimin Pertahankan Tradisi Tenun di Tengah Arus Modernisasi (315184)
Uke menjahit kain tenun untuk menjadi baju. Foto: Leo Prima/Hi!Pontianak
Foto: Upaya Uke Tugimin Pertahankan Tradisi Tenun di Tengah Arus Modernisasi (315185)
Uke memadukan kain tenun dengan konsep busana modern. Foto: Leo Prima/Hi!Pontianak
Foto: Upaya Uke Tugimin Pertahankan Tradisi Tenun di Tengah Arus Modernisasi (315186)
Kain tenun yg terpajang di Galeri Rumah Jepin milik Uke Tugimin. Foto: Leo Prima/Hi!Pontianak
Foto: Upaya Uke Tugimin Pertahankan Tradisi Tenun di Tengah Arus Modernisasi (315187)
Selain memamerkan kain tenun, Uke juga menampilkan berbagai kerajinan masyarakat Kalbar di galeri Rumah Jepin. Foto: Leo Prima/Hi!Pontianak
Foto: Upaya Uke Tugimin Pertahankan Tradisi Tenun di Tengah Arus Modernisasi (315188)
Keranjang hasil kerajinan masyarakat kerap dibeli oleh pengunjung di Galeri Rumah Jepin Pontianak, milik Uke Tugimin. Foto: Leo Prima/Hi!Pontianak