kumparan
3 September 2019 19:07

Gabby, Wanita Tertinggi di Pontianak, Bercita-cita Jadi Guru

WhatsApp Image 2019-09-03 at 16.20.59.jpeg
Gabby yang bercita-cita menjadi guru selalu mengisi waktunya dengan membaca. Foto: Lydia Salsabila / Hi!Pontianak
Hi!Pontianak - Gabby Andina atau kerap disapa Gabby (30), memiliki ukuran tubuh berbeda dari kebanyakan orang. Wanita yang tinggal di Jalan Beringin Pontianak Kota, Kalimantan Barat ini, memiliki tinggi badan mencapai 2,2 meter. Meski memiliki ukuran badan yang berbeda dengan orang-orang di sekitarnya, lantas tak membuat Gabby berpikir dirinya berbeda dari orang normal lainnya.
ADVERTISEMENT
Selain mengembangkan usahanya membuat suvenir serta craft dari kain flannel. Ia juga menghabiskan kesehariannya dengan menekuni kegemarannya membaca buku. Gabby bercerita, sejak ia masih ia gemar membaca buku, bahakan ia bisa menyelesaikan satu buku hanya dalam waktu dua jam saja.
"Dari kecil memang suka baca. Bacaannya tergantung, komik, novel ringan atau berat, kadang buku pelajaran juga masih aku baca. Saya itu tipe pembaca yang penasaran. Jadi kalau sudah baca, susah ingat waktu. Sekarang karena hobi baca, aku salurin bikin novel romantis tentang seorang wanita cantik, imut, namun di balik itu ia mempunyai gelar sabuk hitam karate," kata Gabby, kepada Hi!Pontianak, Selasa (3/9).
WhatsApp Image 2019-09-03 at 16.35.20 (1).jpeg
Gabby saat diwawancara tim Hi!Pontianak. Foto: Lydia Salsabila/Hi!Pontianak
Di antara banyaknya penulis buku yang ia pernah baca, Gabby mengatakan sangat menyukai karya novel dari Andrea Hirata dan Raditya Dika. Alasannya, karena novel dari kedua penulis tersebut mampu membuatnya memahami kehidupan orang lain.
ADVERTISEMENT
"Memahami kehidupan orang lain, di setiap cerita cerpen atau novel pasti bakalan ada pembahasan tentang orang lain, bagaimana hidupnya, sengsara, suka, duka, dan juga yang pastinya ada ilmu yang didapat dari membaca karya-karya mereka," tuturnya.
WhatsApp Image 2019-09-03 at 16.20.56.jpeg
Gabby dan kerajinan tangan yang dibuatnya. Foto: Lydia Salsabila/Hi!Pontianak
Sembari bercerita mengenai keseharian dan kegemarannya, Gabby juga sedikit bercerita mengenai cita-cita yang tidak bisa digapainya, yakni menjadi peragawati.
"Tidak ada alasan khusus sih sebenarnya. Cuma waktu itu mama pernah bilang, kayaknya bagus kalau kamu jadi peragawati. Jadi semenjak itu, aku mikir bagus juga. Cuma mikir lagi, dengan keadaan sekarang, tidak mungkin 'kan. Sebenarnya selain ingin jadi peragawati, aku pengin jadi guru. Aku masih ingin melakukan sesuatu yang berarti untuk hidup orang lain," ujarnya. (hp6)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan