kumparan
18 Sep 2019 11:57 WIB

Gubernur Kalbar: Semua Upaya Sudah Dilakukan, Semoga Turun Hujan

Umat Muslim di Pontianak mengikuti salat Istisqa di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat. Foto: Humas Pemprov Kalbar
Hi!Pontianak - Salat Istisqa atau salat meminta hujan digelar serentak di seluruh kabupaten/kota di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (18/9). Salat tersebut diikuti umat Muslim di Kalbar, dan dipusatkan di Halaman Kantor Gubernur Kalbar. Sedangkan di kabupaten/kota, salat Istisqa digelar di halaman masjid agung di masing-masing daerah.
ADVERTISEMENT
Gubernur Kalbar, Sutarmidji, mengatakan seluruh upaya dalam penanganan karhutla sudah dilakukan.
"Jelas, masalah karhutla semua upaya sudah kita lakukan. Pagi, siang, sore, malam, sosialisasi maupun penindakan, sudah semua. Dilengkapi dengan salat Istisqa ini. Semoga sesudah salat Istisqa ini, insyaallah harapan kita dikabulkan untuk turun hujan, karena dari awal kita sudah mulai dari istighfar," ungkap Midji, usai mengikuti salat Istisqa, di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak, Rabu (18/9).
Salat Istisqa digelar serentak di seluruh Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat. Foto: Humas Pemprov Kalbar
Saat diwawancarai wartawan, Midji mengungkapkan, kabupaten yang cukup parah dalam kasus karhutla berada di Kabupaten Ketapang, Kayong Utara, dan Kubu Raya.
"Yang jelas, saya sudah instruksikan, yaitu Ketapang, Kayong Utara, Kubu Raya, karena di tempat mereka paling banyak titiknya. Tapi tadi malam sudah turun drastis ya. Ketapang tadi masih besar jumlahnya, hampir 100 (titik api). Kayong Utara hari ini mereka kelabakan, karena rumah sakit terancam terbakar. Makanya jangan main-main dengan ini. Harus diseriusi," kata Midji.
ADVERTISEMENT
Menurut Midji, perusahaan yang sudah diajukan untuk dicabut perizinannya berjumlah 5 perusahaan. "Sudah ada 5 yang diajukan untuk dicabut. Yang disegel ada 40-an. Itu akan ditindaklanjuti oleh KLHK," ujar Midji.
Hingga saat ini, kata Midji, pemerintah daerah telah menyiapkan persiapan hujan buatan untuk menangani masalah karhutla di Kalbar. "Hujan buatan sudah disiapkan, tapi jika dilihat prediksi akan hujan Jumat. Mudah-mudahan ini selesai ya. Kalau sudah asap begini, satu-satunya yang bisa menghilangkannya adalah hujan. Pakai apapun ndak bisa," ungkapnya. (hp8)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan