News
·
14 Agustus 2020 15:20

Hampir Gagal Sidang Skripsi, Mahasiswi Ini Tak Sadar Dosen Pembimbingnya Pensiun

Konten ini diproduksi oleh Hi Pontianak
Hampir Gagal Sidang Skripsi, Mahasiswi Ini Tak Sadar Dosen Pembimbingnya Pensiun (94446)
Ilustrasi skripsi. Foto: Unsplash
Hi!Pontianak - Seorang mahasiswi berinisial CC di salah satu kampus perguruan tinggi di Pontianak, hampir gagal menggelar sidang skripsi, karena tidak mengetahui bahwa dosen pembimbingnya telah pensiun.
ADVERTISEMENT
Dosen pembimbingnya tersebut telah pensiun sejak Maret 2020. CC batal menggelar sidang skripsi pada saat ia sudah mempersiapkan perlengkapan dan persyaratan di ruangan sidang.
“Aku gak tahu dosen pembimbing aku udah pensiun. Aku baru tau pas minta tanda tangan dosen PA, buat cicil-cicil berkas sidang,” kata CC kepada Hi!Pontianak, Jumat (14/8).
Beberapa berkas dan persiapan untuk sidang skripsi online telah ia persiapkan, namun pada saat sidang skripsi dimulai, dosen penguji utama membatalkan sidang tersebut, karena tak ada tanda tangan dari salah satu dosen pembimbing skripsi.
“Harusnya aku sidang tanggal 30 Juli kemarin, tapi ditunda seminggu, karena gak ada tanda tangan dosen pembimbing yang sudah pensiun ini,” katanya.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, CC mengaku telat mengerjakan skripsi, karena mengikuti berbagai kegiatan di luar kampus dan terhalang pandemi COVID-19.
“Aku mulainya telat. Aku kemarin sibuk ikut lomba-lomba. Terus ditambah lagi corona gini susah nyari narasumber, dan sampai gak tahu dosen pembimbing pensiun,” ucapnya.
CC mengatakan, ia mengetahui dosen pembimbingnya pensiun saat memasukkan berkas persyaratan sidang ke akademik. Pada saat itu, berkas persyaratan sidang juga langsung diterima.
“Pensiunnya kan sudah dari Maret, aku baru tau pas masukin berkas sidang ini, dan diterima tanpa tanda tangan dosen yang pensiun ini. Pas sudah digelar sidang, sama dosen penguji ditunda, karena tidak ada tanda tangan dari dosen pembimbing yang pensiun,” jelasnya.
Namun akhirnya, CC berhasil menyelesaikan sidang skripsi setelah satu minggu ditundanya sidang skripsi tersebut. “Akhirnya aku sidang skripsi online, satu minggu kemudian, setelah aku minta tanda tangan dosen pembimbingku yang sudah pensiun ini, dan syukurlah sidang skripsiku berjalan lancar,” tutupnya.
ADVERTISEMENT