Konten Media Partner

Jaga Toleransi di Mempawah Lewat Penguatan Moderasi Beragama

5 Juni 2024 16:26 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Penyuluh Agama Islam di Mempawah gencar melaksanakan penguatan moderasi beragama. Foto: M. Zain/Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Penyuluh Agama Islam di Mempawah gencar melaksanakan penguatan moderasi beragama. Foto: M. Zain/Hi!Pontianak
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Hi!Mempawah - Penguatan moderasi beragama menjadi salah satu arah kebijakan negara untuk menciptakan tata kehidupan beragama dan bernegara yang harmonis, rukun, damai serta toleran.
ADVERTISEMENT
Upaya penguatan moderasi beragama di Kabupaten Mempawah gencar dilaksanakan, seperti yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam, Syahrudin, di wilayah Kecamatan Sungai Pinyuh dan Mempawah Hilir.
"Sehari-harinya saya menyampaikan bimbingan dan penyuluhan melalui bahasa agama dan pembangunan kepada masyarakat atau kelompok binaan saya di Sungai Pinyuh dan juga Mempawah Hilir," ungkap Syahrudin kepada Hi!Pontianak, Rabu, 5 Juni 2024.
"Materi penguatan nilai-nilai moderasi beragama sangat penting untuk disampaikan kepada masyarakat dalam kegiatan-kegiatan bimbingan dan penyuluhan," tambahnya.
Materi penguatan moderasi beragama merupakan mandatori Kementerian Agama Republik Indonesia yang harus disampaikan kepada masyarakat binaan atau majelis taklim.
"Materi yang disampaikan ke kelompok binaan majelis taklim berkaitan dengan Fiqh, Ahlaq, Tauhid, Al Qur’an, Hadits dan lain-lain. Setelah menyampaikan materi, kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab dan diakhiri dengan kesimpulan," jelas Syahrudin.
ADVERTISEMENT
Tokoh Konghucu Sungai Pinyuh, Edi Sugito, merasakan sekali dampak berbagai kegiatan dalam rangka penguatan moderasi beragama yang dilakukan Syahrudin.
Menurut Edi, melalui kegiatan-kegiatan tersebut masyarakat antar umat beragama di Sungai Pinyuh dapat hidup rukun, damai dan saling menghargai satu sama lain.
"Saat perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Sungai Pinyuh terbukti toleransi antar umat beragama sangat kuat. Kondisi ini tentu ada peran dari penyuluh agama seperti pak Syahrudin," ujarnya.
"Saya perwakilan dari Konghucu selalu ada dan dilibatkan dalam penyuluhan penguatan moderasi beragama. Saya atas nama warga Sungai Pinyuh dan khususnya pengurus agama Konghucu sangat berterima kasih dengan pak Syahrudin," tutup Edi Sugito.