News
·
23 Maret 2021 17:02

Kabar Gembira, Penerbangan Nanga Pinoh-Pontianak Dibuka Lagi pada 2022

Konten ini diproduksi oleh Hi Pontianak
Kabar Gembira, Penerbangan Nanga Pinoh-Pontianak Dibuka Lagi pada 2022 (354903)
searchPerbesar
Pesawat Susi Air di Bandara Hang Nadim Batam. Foto: Wiji Nurhayat/kumparan
Hi!Melawi - Kabar gembira untuk masyarakat pengguna jasa penerbangan, khususnya di Kabupaten Melawi, Kalbar. Penerbangan komersil di Bandara Nanga Pinoh yang sempat terhenti lebih dari 2 tahun itu, akan dibuka kembali tahun 2022 mendatang.
ADVERTISEMENT
"Benar, kita akan buka kembali penerbangan perintis tahun 2022," kata Donny Suryana Harris, Kepala Kantor Unit Penyelanggara Bandara Nanga Pinoh ketika menghubungi Hi!Pontianak, Selasa, 23 Maret 2021.
Ia mengatakan, pesawat perintis yang melayani jasa penerbangan Nanga Pinoh-Pontianak memiliki kapasitas 12 penumpang. "Untuk biaya tiket dan jadwal keberangkatan, sedang dibahas oleh tim. Yang jelas, penerapan penerbangan di Bandara Nanga Pinoh akan kembali dioperasikan tahun 2022. Saat ini kami sedang fokus mensosialisasikan rencana ini ke masyarakat luas," paparnya.
Diketahui, Bandara Nanga Pinoh terakhir kali melayani jasa penerbangan perintis pada Desember 2018 lalu. Penerbangan perintis itu menggunakan pesawat Susi Air jenis Caravan.
"Namun, tahun 2018 ada survei yang dilakukan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara soal kelayakan penerbangan perintis di Kalbar. Kesimpulan saat itu penerbangan perintis dihentikan karena faktor jalan darat sudah baik," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Tetapi, Bandara Nanga Pinoh dan sejumlah daerah lain di Indonesia kembali mengusulkan dibukanya kembali penerbangan perintis untuk tahun 2022. "Dan saat ini sedang dibahas di tingkat nasional. Kita masih menunggu hasil keputusan rapat tersebut,termasuk di Bandara Nanga Pinoh," jelasnya.
Dikatakan Donny, jika ditahun 2018 home base penerbangan perintis ada di Ketapang. Kini dengan percaya diri Nanga Pinoh mengajukan sebagai pusat penerbangan perintis. "Ada 7 rute yang kita ajukan, yakni Nanga Pinoh-Pontianak, Nanga Pinoh-Singkawang, Nanga Pinoh-Putussibau, Nanga Pinoh-Ketapang dan Nanga Pinoh-Palangkaraya. Kemudian dari Singkawang direct ke Ketapang dan Tambelan, Kepulauan Riau," pungkasnya.