Kata Gubernur Sutarmidji Soal Gaji Pejabat ACT yang Capai Ratusan Juta Rupiah

Konten Media Partner
11 Juli 2022 14:07
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kantor ACT Kalimantan Barat di Pontianak. Foto: Teri/Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Kantor ACT Kalimantan Barat di Pontianak. Foto: Teri/Hi!Pontianak
ADVERTISEMENT
Hi!Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, merespons isu organisasi kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), yang menjadi sorotan publik karena dugaan penyelewengan dana rakyat.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, diinformasikan bahwa ACT Pusat diduga menyalahgunakan dana untuk ahli waris korban kecelakaan pesawat, serta gaji karyawan hingga petinggi ACT yang tidak masuk akal. Angkanya mencapai ratusan juta rupiah.
Menyikapi isu tersebut, Sutarmidji mengatakan, seharusnya lembaga masyarakat tersebut dapat menyalurkan dana dari masyarakat kepada umat yang membutuhkan. Ia menegaskan, agar pengelolaan dana tersebut dilakukan dengan transparan.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
“Lembaga-lembaga yang mengelola bantuan masyarakat, lembaga donor, hendaknya mengelola dengan transparan dan ketat, sesuai dengan visi misi mereka ini untuk kegiatan sosial,” jelas Midji, Senin, 11 Juli 2022.
Ia juga merespons terkait gaji staf hingga petinggi ACT, yang mencapai ratusan juta rupiah. Midji berharap, agar organisasi sosial ini mejadi perhatian.
“Kegiatan sosial ini, janganlah honor pengurusnya besar-besar, sampai Rp 250 juta misalnya. Enggak usahlah kan. Lembaga sosial namanya itu, saya harap jadi perhatian. Yang jelas transparan. Jangan sampai kepercayaan umat menurun,” tukasnya.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020