Keputusan Komdis Dinilai Sepihak, PSSI Mempawah Sampaikan Surat Sanggahan

Konten Media Partner
12 Oktober 2021 15:54
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Keputusan Komdis Dinilai Sepihak, PSSI Mempawah Sampaikan Surat Sanggahan (82166)
searchPerbesar
Keributan terjadi di Liga 3 Zona Kalbar, saat Persiwah Mempawah menghadapi Delta Khatulistiwa. Foto: Dok. Hi!Pontianak
Hi!Pontianak - Menanggapi keputusan Asprov PSSI Kalbar terkait keributan yang terjadi saat pertandingan antara Persiwah Mempawah melawan Delta Khatulistiwa, Askab PSSI Mempawah telah mengeluarkan surat sanggahan atas keputusan tersebut.
ADVERTISEMENT
Dalam surat sanggahan nomor 38/ASKAB - MPW/X/2021 tertanggal 11 Oktober 2021, ada 8 poin sanggahan yang disampaikan Askab PSSI Mempawah.
Adapun 8 poin sanggahan tersebut sebagai berikut:
1. Putusan yang diambil hanya berdasarkan surat pelaporan tertulis dari tim Delta Khatulistiwa yang melakukan pelanggaran administrasi tanpa menghadirkan dan atau klarifikasi dari pengurus tim Persiwah.
2. Pada saat pertandingan berlangsung terjadi keributan pada menit ke 78 diawali oleh pemain Delta Khatulistiwa atas nama Risky Ramadhan nomor punggung 11 yang berusaha menciderai penjaga gawang Persiwah tidak dilaporkan secara berimbang.
3. Dikarenakan pemain Persiwah senior atas nama Aprianto dengan nomor punggung 12 terkena kartu merah dan harus keluar dari lapangan, pelatih dan manajer berasumsi bahwa pemain senior boleh digantikan dengan pemain senior lainnya sesuai dengan yang didaftarkan dan disahkan oleh Macthcom pada pertandingan itu, tanpa ada instruksi serta penjelasan lainnya kepada Official tim Persiwah, yang seharusnya Macthcom yang bertugas pada saat itu menyaring dan memberi penjelasan sesuai regulasi yang berlaku dan ini kami anggap sebagai suatu tindakan pembiaran.
ADVERTISEMENT
4. Putusan yang diambil oleh Pandis yang dikirim ke Asprov PSSI Kalbar untuk memberi sanksi terhadap tim Peristiwa tidak pernah menghubungi dan memberikan surat secara tertulis untuk meminta klarifikasi dan keterangan lainnya dari official tim Persiwah dan kami menganggap ini merupakan keputusan sepihak dan sangat merugikan tim Persiwah serta merupakan presedent buruk bagi pembinaan persepakbolaan di Kalimantan Barat. Komdis Asprov PSSI Kalimantan Barat seharusnya memberikan pembinaan dan bukan mematikan gairah persepakbolaan.
5. Pada saat dilakukan meeting manager dilakukan pembahasan regulasi dan persyaratan lainnya hanya sampai pada pembahasan swab antigen terjadi dead lock, kemudian Bapak Melky Hatumesen beserta Bapak Suharno selaku Macth Commisioner meninggalkan tempat sehingga tidak tercapai kesepakatan dan tidak ada penandatanganan berita acara meeting manager.
ADVERTISEMENT
6. Sepanjang pengalaman mengikuti kompetisi sepak bola se-Kalbar selalu membentuk panitia disiplin yang komposisi komdisnya diambil dari salah satu setiap perwakilan yang mengikuti kompetisi tersebut. Dan kali ini tidak melibatkan dari tim yang bertanding.
7. Pada saat pertandingan tim Gabsis Sambas vs PS Kota Singkawang juga melakukan pergantian pemain senior dan tidak dipermasalahkan sebagai bentuk pelanggaran administrasi.
8. Dimohonkan dengan hormat kepada Ketua Asosiasi PSSI Kalbar, Panitia Disiplin, Komisi Disiplin untuk meninjau ulang putusan sanksi administrasi kepada tim Persiwah.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020