kumparan
search-gray
News16 Juli 2019 16:54

Kesal Diganggu saat Main Game, Rudi Habisi Nyawa Kekasihnya

Konten Redaksi Hi Pontianak
Snapshot_3.png
Kasat Reskrim Polres Singkawang, AKP Parikhesit, menggiring Rudi, tersangka kasus pembunuhan terhadap kekasihnya. Foto: Dok HI!Pontianak
HiPontianak - Kesal karena diganggu saat sedang bermain game, ditambah kecemburuan dari sang pacar, membuat Rudi (37 tahun) , tega menghabisi nyawa kekasihnya, Liu Lie Than (26 tahun).
ADVERTISEMENT
Peristiwa itu terjadi pada hari Minggu, 7 Juli 2019 di Jalan Tani, Gang Cisadane, Singkawang, Kalimantan Barat. Kematian Athan, panggilan akrab korban, baru diketahui setelah warga mencium aroma tak sedap dari dalam kamar kontrakannya, Kamis (11/7).
"Ketika itu, tersangka sedang main game di HP, kemudian korban meminta HP dengan alasan sudah lama tak memeriksa HP pacarnya," kata Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Mesangi, kepada wartawan di Singkawang, Selasa (16/7).
Snapshot_4.png
Kapolres Singkawang, AKBP Raymon M Mesangi, memberikan keterangan pers terkait kasus pembunuhan di Gang Cisadane, Singkawang, Kalimantan Barat. Foto: Dok HI!Pontianak
Athan lalu menuduh, bahwa Rudi masih menjadi menjalin komunikasi dengan mantan pacarnya. Keduanya lalu terlibat pertengkaran. "Aku mau kemasin barang, mau pulang ke tempat kerja," kata Athan kepada Rudi, seperti dituturkan Raymond.
Hal ini membuat Rudi semakin naik pitam. Saat Athan membuka lemari, untuk mengemaskan bajunya, Rudi menarik sehelai kain Bali, dan melilitkannya ke leher kekasihnya. Ia kemudian menarik Athan, sehingga perempuan itu terjatuh ke lantai, dan kepalanya terbentur.
ADVERTISEMENT
Snapshot_5.png
Rudi terancam pasal 338 KUHP karena menghabisi nyawa kekasihnya. Foto: Dok Hi!Pontianak
Rudi tak berhenti di situ. Ia terus menarik kain Bali itu dengan sekuat tenaga, hingga akhirnya Athan tak bisa bernafas, dan meninggal. Mengetahui kekasihnya meninggal, Rudi panik, dan langsung kabur ke Jakarta.
Polisi akhirnya menangkap Rudi, yang bersembunyi di rumah pamannya, di kawasan Jakarta Barat. Ia kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, karena polisi menjeratnya dengan pasal 338 KUHP. (hp1)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white