WhatsApp Image 2021-04-10 at 06.39.23.jpeg
17 April 2021 12:13

Kisah Umilia Dirikan Rumah Pintar Punggur Cerdas untuk Bantu Anak-anak Belajar

Kisah Umilia Dirikan Rumah Pintar Punggur Cerdas untuk Bantu Anak-anak Belajar (124515)
Proses belajar mengajar di Rumah Pintar Punggur Cerdas. Foto: Dok. Umilia
Hi!Pontianak - Berawal dari keresahan karena kurangnya minat belajar dan baca pada anak di desanya, perempuan asal Punggur, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Umilia, berhasil mendirikan sebuah tempat bimbingan belajar bernama "Rumah Pintar Punggur Cerdas".
ADVERTISEMENT
Rumah Pintar Punggur Cerdas yang berada di Parit Tembakul, Desa Punggur Kecil, Kabupaten Kubu Raya ini telah berdiri sejak 2018. Gerakan sosial berbasis pendidikan ini mendorong anak-anak usia sekolah di desa agar semangat untuk belajar. Tak hanya fokus di bimbingan belajar, ada juga Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) dan tahfidz.
"Berawal dari keluhan dan keresahan orang tua perihal kemajuan dan capaian anaknya dalam belajar akademik di sekolah, juga berawal dari keresahan dan kepedulian saya terhadap daerah lingkungan tempat tinggal saya. Yang mana anak-anak ketika pulang sekolah hanya tahunya bermain saja hingga larut malam. Hal itu terjadi setiap hari. Nah, itu menjadi masalah besar bagi saya selaku anak muda di daerah saya," kata Umulia, Founder Rumah Pintar Punggur Cerdas, Sabtu, 17 April 2021.
Kisah Umilia Dirikan Rumah Pintar Punggur Cerdas untuk Bantu Anak-anak Belajar (124516)
Umilia, Founder Rumah Pintar Punggur Cerdas. Foto: Dok. Pribadi
Perempuan yang juga lulusan FKIP Universitas Tanjungpura jurusan Bahasa dan Satra Indonesia itu mengkisahkan awal mula membulatkan tekad membuka bimbingan belajar itu.
ADVERTISEMENT
Seminggu sebelum sidang skripsi, ia telah berniat untuk membuka bimbingan belajar di desa sebagai wujud pengabdian Tri Darma Perguruan Tinggi. Meski dengan segala keterbatasan dalam merintis, namun ia tetap semangat ingin mendorong dan memotivasi anak-anak di desanya agar tetap belajar untuk menggapai cita-citanya.
"Kala itu tidak ada papan tulis, jadi hanya menggunakan kertas yang ditempel di dinding sebagai media pembelajaran. Ruangannya menggunakan ruang tamu dan teras rumah yang berukuran tak begitu besar. Apabila murid yang datang membludak kadang harus menggunakan dapur rumah untuk belajar," ungkapnya.
Kini, Umilia bersyukur karena Rumah Pintar Punggur Cerdar yang didirikannya sudah memiliki bangunan sederhana berukuran 6x8 meter sebagai tempat aktivitas belajar. Bahkan, sekarang sudah ada cabang Rumah pintar Punggur Cerdas di Desa Kalimas.
Kisah Umilia Dirikan Rumah Pintar Punggur Cerdas untuk Bantu Anak-anak Belajar (124517)
Rumah Pintar Punggur Cerdas didirikan untuk membantu anak-anak belajar. Foto: Dok. Umilia
Umilia menyampaikan saung Rumah Pintar yang berada di Desa Kalimas itu sifatnya serbaguna untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat dalam menggelar kegiatan, seperti Posyandu atau hanya sekadar membaca buku yang tersedia di Rumah Pintar. Dikatakannya, tujuan utama dari pembangunan saung ini bukan hanya untuk adik-adik di rumah pintar saja, tetapi juga masyarakat pada umumnya.
ADVERTISEMENT
"Proses bimbingan belajar disini dipadukan dengan bermain dan sarana ruang terbuka. Pengajarnya dari relawan-relawan yang ada di desa ini dan teman komunitas," ujar perempuan berusia 25 tahun itu.
Ia berharap, desanya ini bisa menjadi desa acuan untuk desa-desa lainnya dalam memberdayakan pemuda yang ada di desanya masing-masing.