News
·
21 April 2021 13:17

Melihat Aktivitas Warga Binaan Lapas Perempuan Pontianak di Bulan Ramadhan

Konten ini diproduksi oleh Hi Pontianak
Melihat Aktivitas Warga Binaan Lapas Perempuan Pontianak di Bulan Ramadhan (97607)
Takjil yang dibuat dan dijual oleh warga binaan Lapas Perempuan Pontianak. Foto: Teri/Hi!Pontianak
Hi!Pontianak - Ada yang berbeda dari aktivitas di Lapas Perempuan Kelas II A Pontianak di bulan Ramadhan, sekaligus memperingati kegiatan hari Bhakti Kemasyarakatan pada 27 April 2021. Lembaga Permasyarakatan Perempuan (LPP) Pontianak menggelar berbagai kegiatan bermanfaat untuk warga binaan.
ADVERTISEMENT
Di antaranya adalah membuat kerajinan, seperti konektor masker dari manik-manik, strap masker, masker kain, keterampilan menjahit, pertanian, peternakan, laundry, hingga memasak atau membuat kue takjil yang nantinya juga akan dijual kembali.
"Rangkaian kegiatannya, yaitu one day, one present product, kita seluruh petugas diharapkan untuk membeli produk warga binaan yang dapat dipakai sehari-hari. Kita semuanya sudah banyak produk, tapi masyarakatkan belum mengenalnya, dengan cara ini petugas belanja, dengan demikian kita bisa kenalkan ke luar, ini produk yang tidak kalah bagusnya," kata Kepala Bidang Pembinaan Bimbingan dan Teknologi Informasi Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalbar, Eka Jaka Riswantara, Rabu, 21 April 2021.
Selain pembinaan keterampilan, pihaknya juga menyelenggarakan pembinaan kepribadian atau keagamaan. Khususnya di bulan suci Ramadhan, pihaknya juga menggelar lomba hafalan Al-Quran bagi warga binaan lapas.
Melihat Aktivitas Warga Binaan Lapas Perempuan Pontianak di Bulan Ramadhan (97608)
Sejumlah warga binaan Lapas Perempuan Pontianak sedang membaca Al-Quran. Foto: Teri/Hi!Pontianak
"Pada bulan Ramadhan ini semoga bisa lebih ditingkatkan. Jadi, ketika setelah bulan Ramadhan mereka lebih sudah terbiasa dengan kegiatan rutinitas keagamaan mereka," paparnya.
ADVERTISEMENT
Eka berharap, dengan kegiatan ini warga binaan dapat diterima kembali di tengah masyarakat setelah keluar dari lapas dengan berbekal keterampilan, dan keagamaan.
"Harapannya output mereka itu bisa diterima di tengah masyrakat karena mereka punya dua bekal pembinaan, pertama dari segi kepribadian dan skill (keterampilan), yang membuat dia bisa mandiri hidup di tengah masyarakat," pungkasnya.
Melihat Aktivitas Warga Binaan Lapas Perempuan Pontianak di Bulan Ramadhan (97609)
Hasil pertanian warga Lapas Perempuan Pontianak. Foto: Teri/Hi!Pontianak
Melihat Aktivitas Warga Binaan Lapas Perempuan Pontianak di Bulan Ramadhan (97610)
Warga binaan Lapas Perempuan Pontiaank sedang membaca Al-Quran. Foto: Teri/Hi!Pontianak
Melihat Aktivitas Warga Binaan Lapas Perempuan Pontianak di Bulan Ramadhan (97611)
Warga binaan Lapas Perempuan Pontianak sedang menjahit. Foto: Teri/Hi!Pontianak