News
·
13 Februari 2021 21:38

Patroli Illegal Logging, Mobil KPH Kapuas Hulu Terbakar saat Petugas Masuk Hutan

Konten ini diproduksi oleh Hi Pontianak
Patroli Illegal Logging, Mobil KPH Kapuas Hulu Terbakar saat Petugas Masuk Hutan (45106)
Mobil KPH Kapuas Hulu terbakar. Foto: Dok. Istimewa
Hi!Kapuas Hulu - Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar, mengamankan kayu olahan illegal logging saat melakukan patroli rutin di Nanga Awin, Kecamatan Putussibau Utara, Sabtu, 13 Februari 2021.
ADVERTISEMENT
Pengungkapan kasus illegal logging tersebut diwarnai dengan terbakarnya mobil patroli yang sedang parkir di jalan raya. Mobil terbakar saat petugas masuk ke dalam hutan untuk mengecek lokasi illegal logging yang dimaksud.
“Penyebab mobil terbakar, kami tidak tahu. Kejadian ini sudah kami laporkan ke polisi,” ungkap Mardiansyah, Ketua KPH Kapuas Hulu saat dihubungi Hi!Pontianak, Sabtu malam.
Ia mengatakan, mobil terbakar saat petugas melakukan patroli rutin di wilayah kerja KPH di Nanga Awin Putussibau Utara. Dua unit mobil patroli diparkir di tepi jalan raya.
“Saat patroli di dalam hutan, kami dapat informasi melalui saluran komunikasi bahwa mobil terbakar. Begitu keluar dari hutan, kami lihat asap. Dari beberapa kejadian, ndak mungkin tidak ada unsur kesengajaan. Kita duga seperti itu,” kata Mardiansyah.
ADVERTISEMENT
Dugaan yang disampaikan Mardiansyah bukannya tanpa alasan. Sebab, saat melakukan patroli pihaknya menemukan kegiatan ilegal yang diindikasikan dengan pembukaan lahan.
“Karena ada beberapa barang bukti yang sedang kita angkut malam ini. Barang buktinya berupa kayu olahan. Jumlahnya belum tahu pasti. Kita belum sempat ngitung. Sekarang, kayu yang dibongkar muat sudah truk ke tiga,” bebernya.
“Kayu olahan tersebut terdiri atas balok bermacam ukuran, bermacam jenis. Barang bukti lainnya adalah gergaji mesin serta satu unit sepeda motor yang digunakan untuk mengangkut. Terduga pelaku melarikan diri,” pungkasnya.