Bisnis16 September 2020 8:59

PLN Padamkan Aliran Listrik di Putussibau dan Nanga Pinoh, Kalbar, Akibat Banjir

Konten Redaksi Hi Pontianak
PLN Padamkan Aliran Listrik di Putussibau dan Nanga Pinoh, Kalbar, Akibat Banjir (303294)
PLN hentikan pasokan listrik sementara di Putussibau dan beberapa kawasan di Nanga Pinoh akibat banjir. Foto: Dok. PLN Kalbar
Hi!Pontianak - Banjir melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, seperti di Putussibau dan Nanga Pinoh. Untuk amankan jiwa warga dan pekerja PLN serta asset kelistrikan, PLN terpaksa hentikan pasokan listrik sementara di Putussibau dan beberapa kawasan di Nanga Pinoh.
ADVERTISEMENT
"Mesin pembangkit dan instalasi kelistrikan PLN terendam air. Untuk menyelamatkan jiwa warga dan asset kelistrikan maka dengan sangat terpaksa kami hentikan aliran listrik sementara sejak Minggu, 13 September jam 22.30 WIB kemarin hingga sekarang," ungkap General Manager PLN Kalbar, Ari Dartomo dalam keterangan tertulis yang diterima Hi!Pontianak, Rabu (16/9).
Ari mengatakan, di Putussibau terdapat 168 gardu distribusi dan semuanya dalam posisi dipadamkan. Sementara di Nanga Pinoh ada 51 gardu distribusi yang dipadamkan dari total 305 gardu distribusi yang ada.
Daerah yang mengalami pemadaman antara lain, Desa Tanjung Raya, Kecamatan Sayan, Kecamatan Menukung, Kecamatan Nanga Ella, Kecamatan Tanah Pinoh, Kecamatan Tanah Pinoh Barat dan Kecamatan Sokan.
PLN Padamkan Aliran Listrik di Putussibau dan Nanga Pinoh, Kalbar, Akibat Banjir (303295)
Petugas mengamankan asset PLN dari banjir. Foto: Dok. PLN Kalbar
Ari juga menjelaskan, untuk mengantisipasi kemungkinan buruk sebagai dampak bencana tersebut pihaknya menyiagakan petugas selama 24 jam memantau kondisi banjir. Hal ini untuk mencegah agar tidak menimbulkan korban jiwa khususnya yang berhubungan dengan kelistrikan.
ADVERTISEMENT
Ari mengatakan, untuk proses pemulihan suplai listrik ke masyarakat tentunya memerlukan waktu, dan akan dilakukan secara bertahap. Sebab, perangkat listrik maupun mesin pembangkit yang telah terkena air apalagi banjir maka memerlukan perlakuan khusus agar terbebas dari air. Hal ini demi keamanan masyarakat secara umum.
"Jika banjir mulai surut maka petugas kami akan segera melakukan pengecekan disetiap gardu distribusi untuk memastikan kondisi gardu serta instalasi listrik benar-benar aman untuk dialiri listrik," ungkapnya.
"Kami juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam menjaga keselamatan jiwa terutama yang berhubungan dengan kelistrikan. Jika ingin menyalakan listrik di rumah pastikan seluruh peralatan listrik di rumah sudah benar-benar dalam kondisi yang kering, apabila menemukan potensi terjadinya korsleting listrik dapat menghubungi petugas di Kantor Unit Layanan PLN terdekat," pungkas Ari.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white