Satgas COVID-19 Sekadau Percepat Vaksinasi Lansia

Konten Media Partner
7 Januari 2022 17:52
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Satgas COVID-19 Sekadau Percepat Vaksinasi Lansia (107943)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi warga Sekadau disuntik vaksin. Foto: Dina Mariana/Hi!Pontianak
Hi!Sekadau - Satgas COVID-19 Kabupaten Sekadau terus melakukan percepatan vaksinasi, salah satu fokusnya adalah vaksinasi lansia. Per 6 Januari 2022, vaksinasi lansia di Sekadau mencapai 51,63 persen.
ADVERTISEMENT
Untuk vaksinasi dosis pertama di Sekadau mencapai 74,17 persen dan vaksinasi dosis kedua 46,53 persen.
"Kita lakukan percepatan vaksin, salah satu fokusnya vaksinasi lansia," kata Plt Kepala Dinkes PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius, Jumat, 7 Januari 2022.
"Biasanya kalau lansia karena faktor usia tidak bisa datang ke pusat vaksinasi atau penyakit. Strategi yang dilakukan nanti door to door," timpalnya.
Pihaknya pun akan menggandeng TNI-Polri melakukan kunjungan ke rumah-rumah lansia. Sehingga, diharapkan target vaksinasi lansia bisa tercapai.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Saat ini, Kabupaten Sekadau berada di wilayah PPKM level 2. Pihaknya pun terus memantau perkembangan kasus corona 14 hari pasca-libur Natal dan Tahun Baru.
"Saat ini belum kasus. Kita lihat juga 14 hari pasca-Nataru melihat kasus COVID-19. Kalau tidak ada kasus artinya penanganan COVID-19 terkendali, tapi saat ini masih kita pantau terus," jelas Henry.
ADVERTISEMENT
Ia pun meminta fasyankes tetap memantau situasi tersebut, jika ditemukan adanya kasus maka dilakukan tracing dan testing. Selain itu, pihaknya juga meminta setiap kecamatan untuk memantau situasi di wilayahnya masing-masing.
"Kita terus ingatkan masyarakat untuk waspada. Bagaimanapun masyarakat harus proaktif, kesadaran sendiri menjaga kesehatan masing-masing," pesannya.
Menurutnya, masalah kesehatan tidak bisa semata-mata diserahkan kepada pemerintah. Pemerintah, kata Henry, berupaya maksimal untuk melakukan pencegahan.
"Kita lihat 14 hari pasca-Nataru. Kita harus waspada penyebaran COVID-19," pungkasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020