Serahkan Senpi, Kapolres Bengkayang Beri Penghargaan ke YPI dan Ketua DAD

Konten Media Partner
27 September 2022 15:01
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Polres Bengkayang memusnahkan puluhan pucuk senjata api rakitan. Foto: Dok. Polres Bengkayang
zoom-in-whitePerbesar
Polres Bengkayang memusnahkan puluhan pucuk senjata api rakitan. Foto: Dok. Polres Bengkayang
ADVERTISEMENT
Hi!Pontianak - Polres Bengkayang memberikan apresiasi kepada masyarakat yang berkontribusi dalam memelihara kamtibmas di wilayah hukum Polres Bengkayang. Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan, Selasa, 27 September 2022.
ADVERTISEMENT
Penghargaan ini diberikan kepada Yayasan Planet Indonesia (YPI), Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Bengkayang serta Ketua DAD Kecamatan yang telah menyerahkan senjata api (senpi) dari masyarakat kepada Polres Bengkayang.
Wakil Bupati Bengkayang, Syamsul Rizal, mengatakan pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk menyerahkan senjata api yang dimulai dari DAD bersama Yayasan Planet Indonesia.
"Tadi Pak Kapolres cerita-cerita sama saya bahwa senpi ini bukan hanya berada di orang Dayak tapi juga pada orang Melayu. Jadi, saya kebetulan Ketua Adat Budaya Melayu juga mengimbau dengan mengganti senjata ini dengan alat-alat pertanian," ujarnya.
"Saya bangga kepada Dewan Adat Dayak karena ini menjadi contoh masyarakat bahwa kita sudah tidak ada perang lagi dan mempercayakan keamanan ini kepada pihak keamanan," sambungnya.
ADVERTISEMENT
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Bengkayang yang telah memberikan penghargaan tersebut. "Ini bisa menjadi panutan, contoh bagi daerah-daerah lain, dan etnis-etnis lain," ucapnya.
Ketua DAD Kabupaten Bengkayang, Martinus Kajot, mengatakan bahwa pengumpulan senpi ini untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Bengkayang.
"Hari ini kita melakukan kerja sama untuk menjaga keamanan dan ketertiban, kami dari organisasi DAD siap membantu keamanan dan ketertiban Bengkayang seperti yang kita lakukan hari ini. Senjata api ini kami kumpulkan karena kami tidak mau senjata api ini menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan meskipun senjata api rakitan ini senjata lama, tapi demi keamanan dan ketertiban," paparnya.
Sementara itu, Mess Riayandi, Ketua Yayasan Planet Indonesia Sanggau Ledo, mengatakan piagam penghargaan ini didedikasikan untuk masyarakat Dusun Laek.
ADVERTISEMENT
"Kami senang sekali karena ada piagam penghargaan ini kami dedikasikan untuk masyarakat Dusun Laek karena sinergi dengan Kapolsek Sanggau Ledo dan Danramil sehingga dengan sinergitas ini dapat terkumpul sebanyak 89 pucuk senpi," jelasnya.
Kapolres Bengkayang memusnahkan senjata api rakitan. Foto: Dok. Polres Bengkayang
zoom-in-whitePerbesar
Kapolres Bengkayang memusnahkan senjata api rakitan. Foto: Dok. Polres Bengkayang
"Masyarakat Dusun Laek sangat-sangat antusias kegiatan seperti ini lagi dan kami sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah serta sinergitas kegiatan tersebut," harapnya.
Di tempat yang sama, Kapolres Bengkayang, AKBP Bayu Suseno, mengapresiasi Ketua DAD Kabupaten dan Kecamatan yang telah menyerahkan senjata api rakitan dan organik yang diterima dari masyarakat.
"Ini merupakan langkah tepat untuk menjaga kamtibmas di Kabupaten Bengkayang," sebutnya.
Apresiasi yang tinggi juga diberikan Kapolres Bengkayang kepada Yayasan Planet Indonesia Sanggau Ledo yang telah berhasil minat masyarakat untuk menyerahkan senpi rakitan.
ADVERTISEMENT
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Planet Indonesia (YPI) yang telah menarik minat masyarakat untuk menyerahkan senpi dengan cara diganti dengan alat pertanian. Hal ini merupakan langkah yang luar biasa sehingga masyarakat menggunakan alat pertanian tersebut untuk mengolah lahan pertanian," kata dia.
"Ini merupakan ucapan rasa syukur kami dari Polres Bengkayang kepada semua pihak yang telah bekerja sama bahu-membahu bersinergi kami di lapangan sehingga menciptakan situasi kamtibmas di Bengkayang kondusif. Ini merupakan wujud terima kasih saya juga sebagai Kapolres Bengkayang kepada anggota kami yang telah bekerja mengajak masyarakat sehingga mau menyerahkan senjata api yang dimilikinya," tambahnya.
Dengan diserahkannya 98 pucuk senjata api ini bisa mewujudkan situasi kamtibmas menjadi kondusif tidak hanya potensi konflik tapi ini bisa mengurangi korban salah tembak.
ADVERTISEMENT
"Penggantian senjata api dengan alat-alat pertanian ini akan kami adopsi sehingga ke depan apabila ada warga yang dengan sukarela menyerahkan senjata api kepada kepolisian akan kami berikan substitusi juga," tuturnya.
Kapolres Bengkayang memberikan penghargaan kepada Ketua DAD Bengkayang Martinus Kajot, Ketua DAD Samalantan Zainal, Ketua DAD Kecamatan Bengkayang Yulius Heri, Ketua DAD Monterado Paulus, Ketua DAD Seluas Gustian Andiwinata, Ketua DAD Capkala Marikus Ikong, Ketua DAD Siding Gregorius Gunawan, Ketua DAD Suti Semarang Samuel, Ketua DAD Teriak Petrus, Ketua DAD Ledo Anton, dan Yayasan Planet Indonesia Kalbar.
Total Senpi yang diserahkan dari 9 DAD Kecamatan dan Yayasan Planet Indonesia sebanyak 98 pucuk dengan rincian, 21 pucuk senapan angin, 67 pucuk lantak, satu pucuk bomen, dan 9 pucuk pistol.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·