Sering Berobat Gratis di Pos TNI AD, Warga Perbatasan Sukarela Serahkan Senpi

Konten Media Partner
18 September 2022 15:02
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
LI saat menyerahan senjata api rakitan miliknya kepada personel Satgas Pamtas. Foto: Dok Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
LI saat menyerahan senjata api rakitan miliknya kepada personel Satgas Pamtas. Foto: Dok Hi!Pontianak
ADVERTISEMENT
Hi!Pontianak - Seorang pria berinisial LI, warga Desa Pemodis, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menyerahkan senjata api rakitan jenis lantak miliknya, kepada anggota Yonif 645/Gardatama Yudha, pada Sabtu, 17 September 2022.
ADVERTISEMENT
LI secara sukarela menyerahkan senjata api rakitan tersebut, karena merasa selama ini ia dan keluarganya sering dibantu oleh petugas. Ia dan keluarganya sering berobat ke anggota Satgas Pengamanan Perbatasan. Ia pun mengetahui bahwa menyimpan senjata api tersebut adalah melanggar hukum.
Senpi rakitan tersebut ia serahkan kepada Serda Sandi Firman, beserta Prada M.Fariz Nur Rahim, anggota Pos Koki Balai Karangan.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Dansatgas Pamtas Yonif 645/Gty, Letkol Inf Hudallah, di Pos Kotis Gabma Entikong mengatakan, tugas pokok Satgas Pamtas adalah menjaga kedaulatan NKRI, menjaga Pilar Batas Negara, dan mencegah masuknya barang-barang ilegal.
“Tidak hanya itu, kami juga melakukan kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) terhadap warga masyarakat perbatasan Indonesia dan Malaysia, sektor Barat Kalimantan Barat,” ungkapnya, Minggu, 18 September 2022.
ADVERTISEMENT
Penyerahan secara sukarela senjata api rakitan jenis lantak ini, dinilai sebagai bukti keberhasilan dari program pembinaan teritorial (Binter) yang dilakukan kepada masyarakat perbatasan. Melalui metode Binter anjangsana, dan pengobatan gratis kepada masyarakat, warga perbatasan jadi merasa dekat dengan anggota TNI.
“Karena kedekatan inilah akhirnya timbul hubungan emosional antara Satgas Pamtas dengan mereka, sehingga masyarakat sampai sukarela menyerahkan Senpi rakitan yang selama ini mereka kuasai tanpa izin,” tukasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·