kumparan
KONTEN PUBLISHER
4 Mei 2019 19:05

Susi Pimpin Pemusnahan Kapal Asing Pencuri Ikan

WhatsApp Image 2019-05-04 at 6.42.38 PM.jpeg
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti kawali acara penenggelaman 26 kapal asing pelaku illegal fishing, Sabtu (4/5). Foto: Hi!Pontianak/Teri
Hi!Pontianak - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti pimpin penenggelaman 26 kapal asing pelaku illegal fishing, di Stasiun PSDKP Pontianak, Sabtu (4/5).
ADVERTISEMENT
Diawali dengan upacara pembukaan, Susi menyampaikan pesan terkait penenggelaman kapal yang dilakukan di Pulau Datu, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Dalam pidatonya Susi mengatakan penenggelaman kapal merupakan sebuah amanah Undang-Undang yang memang harus dilakukan dan melihat apa yang sudah terjadi di negara ini selama beberapa tahun.
Menurutnya, penenggelaman kapal ini menjadi salah satu way out exit dari problem illegal fishing yang telah menghabiskan sumber daya perikanan di Indonesia. Susi juga mengatakan pemerataan tersebut harus dilakukan ke seluruh penjuru Indonesia.
Saat membuka acara pagi tadi, Susi mengatakan penenggelaman kapal ini jangan hanya dilihat dari tenggelamnya kapal saja, tapi dilihat dari ekonomi rewardnya untuk negara sangat luar biasa efeknya. Dia juga mengatakan perikanan merupakan hal yang tidak defisit, pertumbuhannya lebih tinggi dari nasional.
ADVERTISEMENT
WhatsApp Image 2019-05-04 at 5.54.02 PM.jpeg
Proses penenggelaman kapal pelaku illegal fishing di perairan pulau Datu Kalimantan Barat, Sabtu (4/5). Foto: Hi!Pontianak/Teri
Pencurian ikan di Indonesia sangat terasa karena melihat jumlah stok ikan yang hingga saat ini jelas sangat menurun.
"Stok ikan kita puluhan juta menurun, menjadi 7,1 juta ton di 2014, jumlah nelayan turun, 115 eksportir tutup karena kekurangan bahan baku. Lebih dari 10.000 kapal asing beroperasi di Indonesia,"ungkap Susi saat pembukaan acara pemusnahan kapal illegal fishing.
Menteri Kelautan dan Perikanan itu juga mengatakan kadang ada persoalan soal penenggelaman kapal ini.
Video
"Kadang-kadang persoalannya kita yang ragu, baru 2 tahun tenggelamkan kapal kita sudah takut sendiri, bagaimana kalau dilelang, apa tidak sayang itu barang. Itu harganya 10 miliar kalau kita lelang 1 miliar, yang dicuri itu 1 truk dia dapat 2 - 3 miliar, kamu sayang tidak dengan ikan kita, sumber daya perikanan kita, apa tidak sayang itu barang ditenggelamkan, itu harganya," kata Susi.
ADVERTISEMENT
Susi mengecam keras untuk kapal pencuri ikan yang masuk ke Indonesia dan meminta hal ini untuk harus cepat ditangani. "Mulai hari ini, mengingat 5 kali kejadian yang terjadi di tahun ini saya minta dipantau, setiap kita dapat pemberitaan penangkapan kapal, itu penetapan penenggelamannya harus 1 minggu kemudian," tegas Susi. (hp8)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan