kumparan
31 Agustus 2019 10:31

Video: Semangat Anak-anak di Perbatasan Nyanyikan Yel-yel Merah Putih

WhatsApp Image 2019-08-31 at 10.27.08.jpeg
Potret anak-anak di perbatasan Kalimantan Barat-Sarawak. Foto: Gheby Maulia
Hi!Pontianak - Rasa nasionalisme anak-anak yang tinggal di kawasan perbatasan negara tidak bisa dipandang sebelah mata. Meski katanya rumput di negara tetangga tampak lebih hijau, tetapi mereka tak ragu menunjukkan kecintaannya kepada Indonesia.
ADVERTISEMENT
Di balik segala keterbatasan yang ada di perbatasan negara, anak-anak di Desa Sekida, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, sangat mencintai Tanah Air mereka, Indonesia.
Loading Instagram...
Dalam video singkat yang dibagikan oleh pemilik akun Instagram @ghebymahas, anak-anak Sekolah Dasar di sana tampak semangat menyanyikan yel-yel berbau kebanggaan menjadi bangsa Indonesia.
Hal menarik dalam video itu, ketika salah satu anak ditunjuk sebagai komando dan melontarkan pertanyaan, "Adakah Merah Putih di matamu?", lantas teman-temannya serempak menjawab "Ada".
Disambung dengan pertanyaan "Adakah garuda di dadamu?", mereka kembali menyorakkan "Ada", dengan lantang dan begitu semangat.
WhatsApp Image 2019-08-31 at 10.26.40.jpeg
Potret anak-anak di perbatasan Kalimantan Barat-Sarawak bersama relawan dari Eymoveon. Foto: Gheby Maulia
Sang pengunggah video itu bernama Gheby Maulia, salah satu volunteer Ekspedisi Tapal Batas. Program sosial ini merupakan satu di antara program pengabdian Enthusiastic Youth Movement for Nation (Eymoveon), sebuah organisasi non-pemerintah yang merupakan wadah bagi pemuda Indonesia dalam meningkatkan kesadaran dan perannya dalam membangun negeri.
ADVERTISEMENT
Kegiatan ini memfokuskan pada bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Pada tahun ini, mereka melakukan Ekspedisi Tapal Batas 2 Dusun Kindau, Desa Sekida, Kecamatan Jagoi Babang, Kabuaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada 15-23 Agustus 2019. (hp6)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan