kumparan
News27 Februari 2020 16:51

Wabup Sekadau Imbau Masyarakat Waspada Penyakit Menular

Konten Redaksi Hi Pontianak
WhatsApp Image 2020-02-27 at 06.01.46.jpeg
Kabid Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan Dinas Kesehatan, PP dan KB Kabupaten Sekadau, Budi Mustika memberikan paparan. Foto: Dok. Dinkes, PP dan KB Kabupaten Sekadau
Hi!Pontianak - Penyebaran kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) di Kalimantan Barat, mendapat perhatian dari Wakil Bupati Sekadau, Aloysius. Menurutnya, kasus HIV/AIDS di Kalimantan Barat cukup tinggi.
ADVERTISEMENT
“Untuk itu saya mengajak masyarakat Kabupaten Sekadau, khususnya Kecamatan Belitang Hilir untuk mawas diri agar terhindar dari penularan penyakit yang hingga saat ini belum ditemukan obatnya,” kata Aloy dalam keterangan tertulis yang diterima Hi!Pontianak, Kamis (27/2).
Putra asal Kecamatan Belitang Hulu ini mengatakan, kasus HIV/AIDS bagai fenomena gunung es. Pada saat membuka lomba desa tingkat Kabupaten Sekadau di Desa Sungai Ayak II, Kecamatan Belitang Hilir, Rabu (26/2), Aloy menekankan pentingnya menjaga keutuhan keluarga.
WhatsApp Image 2020-02-27 at 06.01.47 (1).jpeg
Penyerahan bingkisan kepada masyarakat dalam kegiatan lomba desa tingkat Kabupaten Sekadau di Desa Sungai Ayak II, Kecamatan Belitang Hilir. Foto: Dok. Dinkes, PP dan KB Kabupaten Sekadau
“Jaga keutuhan keluarga dengan cara tetap setia dengan satu pasangan, mengingat penularan HIV/AIDS terbesar terjadi akibat seks bebas, sering gonta ganti pasangan. Tolong ini juga disampaikan kepada keluarga yang lain,” papar Ketua DPC PDIP Kabupaten Sekadau itu.
ADVERTISEMENT
Ia juga mengajak kelompok masyarakat yang beresiko tinggi untuk tidak takut memeriksakan diri atau konsultasi ke dokter. “Jangan takut atau malu melakukan pemeriksaan dan konsultasi ke dokter atau rumah sakit, guna pencegahan dini,” pesan Aloy.
Selain itu, Ketua DPRD Kabupaten Sekadau periode 2004-2009 itu juga mengajak masyarakat mewaspadai dan mengenal secara dini tanda serta gejala corona. Termasuk, pencegahan terhadap stunting.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius melalui Kabid Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan Dinas Kesehatan, PP dan KB Kabupaten Sekadau, Budi Mustika meminta, masyarakat untuk hati-hati terhadap hoaks soal virus corona. Ia menegaskan, hingga saat ini di Indonesia belum ditemukan infeksi virus corona, termasuk di Kalbar.
WhatsApp Image 2020-02-27 at 12.07.33.jpeg
Wakil Bupati Sekadau, Aloysius membuka lomba desa tingkat Kabupaten Sekadau di Desa Sungai Ayak II, Kecamatan Belitang Hilir. Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Sekadau
“Kerena itu kita tidak boleh panik, namun kita memang harus waspada dengan mengenal secara dini tanda dan gejalanya. Karena secara umum gejala yang ditimbulkan seperti gejala flu. Karena itu jika menderita sakit seperti flu tersebut atau sakit lainnya segera periksakan ke dokter, puskesmas dan RSUD Sekadau siap melayani,” jelas Budi.
ADVERTISEMENT
Menurutnya, hal yang paling penting adalah upaya pencegahan yang dimulai dari menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kemudian, mengonsumsi makanan gizi seimbang agar daya tahan tubuh kita kuat.
“Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Masyarakat juga harus mewaspadai berbagai penyakit menular, salah satunya HIV/AIDS,” pungkasnya.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan