Warga Kayong Utara Tambal Jalan Provinsi Pakai Sabut dan Batang Kelapa

Konten Media Partner
4 Juli 2022 12:20
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Warga menambal jalan menggunakan sabut dan batang kelapa. Foto: Bernadhi Omar/Hi!Pontianak
zoom-in-whitePerbesar
Warga menambal jalan menggunakan sabut dan batang kelapa. Foto: Bernadhi Omar/Hi!Pontianak
ADVERTISEMENT
Hi!Kayong Utara - Warga Kayong Utara mengeluhkan kondisi jalan provinsi Sukadana-Teluk Batang yang semakin rusak parah. Kesal dengan kondisi jalan rusak yang tak kunjung perbaiki, warga pun menambal jalan tersebut menggunakan sabut dan batang kelapa.
ADVERTISEMENT
Ijul, salah seorang warga mengatakan, kondisi jalan yang rusak tersebut bahkan sulit dilalui oleh kendaraan roda empat. Sebab, lubang-lubang pada jalan tersebut kian membesar.
"Kalau tidak hati-hati bisa rusak bodi mobil karena jalan rusak. Bahkan mobil angkutan sangat rawan terguling, makanya warga kemudian menambal kerusakan dengan sabut dan batang kelapa," ungkapnya, Senin, 4 Juli 2022.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir travel dari Teluk Batang-Sukadana dan Sukadana-Ketapang ini berharap Pemprov segera memperbaiki jalan tersebut. Adapun ruas Jalan Sukadana-Siduk sudah ada aktivitas perbaikan, namun untuk Jalan Sukadana-Teluk Batang hingga saat ini belum ada perbaikan walau sudah ada plang kegiatan.
Kondisi jalan tersebut sudah rusak parah cukup lama. Termasuk jalan di dalam kota Sukadana saja masih ada yang rusak.
ADVERTISEMENT
"Kondisi jalan saat ini membuat jarak tempuh pun semakin lama, yang biasanya Teluk Batang menuju Sukadana bisa 2 jam sekarang bisa 4 jam. Belum lagi kalau membawa pasien sakit ke Ketapang tidak bisa laju kalau jalan rusak kayak gini. Kasihan orangnya," pungkasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020