News
·
18 Februari 2021 12:34

Warkop di Kalbar yang Padat Pengunjung Akan Dibubarkan, Pemilik Terancam Denda

Konten ini diproduksi oleh Hi Pontianak
Warkop di Kalbar yang Padat Pengunjung Akan Dibubarkan, Pemilik Terancam Denda  (226812)
Ilustrasi corona. Foto: Shutterstock
Hi!Pontianak - Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Harisson, mengatakan, Satgas COVID-19 Kalbar akan membuarkan kafe, warung kopi, atau fasilitas umum, yang padat pengunjung dan melebihi 50 persen dari kapasitas akan dibubarkan oleh penanganan COVID-19. Pemilik kafe juga akan dikenakan denda sesuai dengan peraturan yang berlaku.
ADVERTISEMENT
"Ya, kalau yang ngumpul-ngumpul ramai tuh, nanti akan dibubarkan oleh Satgas COVID-19. Pemiliknya juga akan diberi denda ya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Harisson kepada Hi!Pontianak, Kamis, 18 Februari 2021.
Harisson menjelaskan, razia ini dilakukan untuk mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, dan juga untuk pemilik kafe agar mereka mendisiplinkan pengunjungnya untuk menerapkan protokol kesehatan.

Pengunjung Warkop Positif Corona

Baru-baru ini, Satgas COVID-19 Kalimantan Barat melakukan razia swab PCR kepada pengunjung CW Coffee Pontianak. Sebanyak 9 orang di sana diambil sampel swabnya, karena memiliki status reaktif saat dilakukan rapid test antibodi.
"Kita juga ada melakukan razia di CW Coffee. Dari 9 orang yang di swab karena reaktif, 1 orang positif (corona). Dia orang Pontianak," ungkap Harisson.
ADVERTISEMENT