Bola & Sports
·
15 September 2021 10:07
·
waktu baca 2 menit

Yandi Kaget Uang Saku Atlet PON Asal Pontianak Hanya Rp 2,5 Juta Per Orang

Konten ini diproduksi oleh Hi Pontianak
Yandi Kaget Uang Saku Atlet PON Asal Pontianak Hanya Rp 2,5 Juta Per Orang (7778)
searchPerbesar
Wali Kota Pontianak menyerahkan bantuan uang saku kepada atlet. Foto: Lydia Salsabilla/Hi!Pontianak
Hi!Pontianak - Anggota DPRD Kota Pontianak, Yandi, mengaku kaget saat mendengar uang saku atlet PON XX Papua asal Pontianak hanya Rp 2,5 juta per orang.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyerahkan uang saku kepada atlet asal Pontianak yang akan berlaga di PON XX Papua.
Sebanyak 32 atlet Kota Pontianak yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua mendapat bantuan berupa uang saku sebesar Rp 2,5 juta dari Pemkot.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Bantuan uang saku tersebut serahkan langsung oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, saat melepas keberangkatan 32 atlet, pelatih dan pendamping mewakili kontigen Provinsi Kalbar di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa, 14 September 2021.
Yandi berharap, jumlah uang saku tersebut tidak menurunkan semangat para atlet untuk berprestasi. "Saya yakin atlet asal Pontianak akan berjuang mati-matian untuk mengharumkan nama Pontianak dan Kalbar," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Yandi menilai, uang saku sebesar Rp 2,5 juta per atlet tersebut menunjukkan bahwa prestasi dan olah raga belum menjadi prioritas Pemkot Pontianak. "Mudah-mudahan ini hanya stimulus. Karena Pak Wali Kota bilang nanti akan ada bonus bagi yang meraih medali. Tapi kalau stimulusnya segini, kita bisa bayangkan bonusnya berapa. Padahal para atlet ini harus kita apresiasi, apalagi mereka ini berprestasi," ungkapnya.
"Sekarang sudah tidak musim lagi, yang orang yang berprestasi keliling kantor cari bantuan biaya. Harusnya Pemkot jemput bola, cari yang berprestasi, kasi bantuan sebagai apresiasi. Jangan sampai pas mereka mau berangkat nda dipedulikan. Nanti setelah mereka berprestasi, baru diaku-aku, 'Itu dari Pontianak'. Banyak warga Pontianak yang berprestasi di luar, tapi minim atau bahkan luput dari perhatian Pemkot. Padahal itu merupakan salah satu item dari pembangunan SDM," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020