Konten dari Pengguna

Apakah Fastboot Berbahaya untuk Smartphone? Simak Jawabannya di Sini

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah fastboot berbahaya. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Apakah fastboot berbahaya. Foto: Pixabay

Mungkin kamu bertanya apakah fastboot berbahaya untuk smartphone. Pada dasarnya, proses fastboot adalah cara untuk memperbaiki beberapa masalah yang terjadi di Android.

Saat pengguna Android melakukan fastboot pada smartphone mereka, itu sama saja dengan melakukan flash ulang pada beberapa partisi di ponsel.

Untuk memulai fastboot, kamu harus memiliki aplikasi Android SDK Platform-Tools yang bisa diunduh dari situs web Developers Android resmi dan menginstalnya di laptopmu. Sedangkan, di Android, kamu harus mengaktifkan mode fastboot tersebut.

Sayangnya, ternyata tidak semua Android menyediakan mode fastboot. Kemudian, untuk masuk ke mode fastboot ini, kamu bisa mengecek langkah-langaknya sesuai model dan tipe smartphone-mu.

Di artikel ini, How To Tekno akan membagikan beberapa informasi mengenai fastboot yang kerap dilakukan pengguna Android.

Fungsi Fastboot di Android

Apakah fastboot berbahaya. Foto: Unsplash

Sebelum dibahas apakah fastboot berbahaya untuk ponsel Android, How To Tekno akan menjelaskan fungsi dari fastboot tersebut.

Dikutip dari laman Droidrant, pengguna Android melakukan fastboot untuk perangkat mereka karena ingin memulihkan perangkat yang mengalami error.

Ketika kamu membuka mode fastboot pada Android, maka kecepatan startup pada ponsel akan meningkat. Hal ini dipercaya bisa memperbaiki masalah pada ponsel.

Selain itu, mode fastboot bisa membuka aplikasi di latar belakang yang sedang berjalan meskipun kamu sedang tak menggunakan ponsel.

Apakah Fastboot Berbahaya?

Apakah fastboot berbahaya. Foto: Artem Beliaikin/unsplash

Lalu, apakah fastboot berbahaya untuk ponsel Android? Mengutip laman Android Data Recovery, dituliskan bahwa fungsi fastboot ialah untuk memperbarui sistem yang terjadi kerusakan di Android.

Dengan melihat betapa pentingnya melakukan fastboot ketika ponsel error, ternyata langkah ini memiliki risiko setara dengan keuntungan yang akan kamu dapatkan.

Fastboot bisa menyebabkan kerusakan parah pada perangkat. Terkadang, perangkat akan macet saat berada dalam mode fastboot. Selain itu, pengguna tak bisa menggunakan ponsel secara normal.

Cara Keluar dari Mode Fastboot

Jika tertahan di mode fastboot, ada beberapa solusi agar kamu bisa menggunakan ponsel tersebut lagi. Kamu bisa melepas baterai ponsel Android.

Namun karena kebanyakan baterai ponsel saat ini menggunakan sistem tanam, kamu bisa menahan tombol daya dan volume turun secara bersamaan selama 10-20 detik. Ponsel akan melakukan reboot dan masuk ke mode normal.

Jika cara keluar dari mode fastboot dengan cara di atas tidak berhasil, kamu bisa melakukan instal ulang ROM asli di smartphone.

Sekarang kamu sudah tahu apakah fastboot berbahaya atau tidak. Apabila terjadi kerusakan pada smartphone, tetapi tak berani melakukan fastboot sendiri, kamu bisa membawa perangkatmu ke service center resmi

(NSF)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana cara keluar dari mode fastboot Android?

chevron-down

Tekan tombol daya dan volume turun secara bersamaan selama 10-20 detik. Ponsel akan melakukan reboot dan masuk ke mode normal.

Apa fungsi fastboot untuk Android?

chevron-down

Pengguna Android melakukan fastboot untuk perangkat mereka karena ingin memulihkan perangkat yang mengalami eror.

Bagaimana cara masuk ke mode fastboot Android?

chevron-down

Untuk memulai fastboot, kamu harus memiliki aplikasi Android SDK Platform-Tools yang bisa diunduh dari situs web Developers Android resmi dan menginstalnya di laptopmu.