Cara Mengatasi 500 Internal Server Error, Berikut Tutorialnya

Konten dari Pengguna
16 Juni 2022 18:12
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi cara mengatasi 500 internal server error. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mengatasi 500 internal server error. Foto: Pexels
ADVERTISEMENT
Cara mengatasi 500 internal server error bisa kamu lakukan sendiri. Saat sedang mengakses website, biasanya kamu akan mengalami kondisi 500 internal server error. Keadaan tersebut biasanya terjadi karena adanya kelebihan muatan yang membuat situs web menjadi lebih lambat dari sebelumnya.
ADVERTISEMENT
Mengutip situs Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah Kabupaten Pringsewu, 500 internal server error merupakan kode pesan yang menunjukkan masalah pada sebuah situs web.
Ketika ini terjadi, suatu situs web tidak akan bisa diakses secara normal oleh pemilik dan pengunjung situs. Tulisan HTTP error 500 akan muncul ketika peramban web pada komputer sudah meminta data ke server hosting. Namun, peladen tak merespons permintaan. sehingga menyebabkan situs web menjadi lemot.
Server hosting merupakan tempat menyimpan dan menampilkan data dalam sebuah situs web. Penyebab lainnya yang biasa terjadi adalah kesalahan pengaturan pada file .htaccess dalam situs web.
Penyebabnya lainnya adalah situs web sedang mengakses banyak permintaan. Meski begitu, kamu tak perlu khawatir karena ada cara mengatasi 500 internal server error Wordpress dan lainnya yang bisa dilakukan dengan mudah.
ADVERTISEMENT

Cara Mengatasi 500 Internal Server Error CodeIgniter dan Lainnya

Ilustrasi cara mengatasi 500 internal server error. Foto: Markus Spiske/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mengatasi 500 internal server error. Foto: Markus Spiske/Unsplash
Mengutip dari situs resmi Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah Kabupaten Pringsewu, berikut adalah cara mengatasi proxy server error Windows 10:

1. Muat Ulang Halaman Situs

Muat ulang halaman menggunakan tombol F5 di papan tik atau keyboard. Selain itu, kamu juga bisa mengklik muat ulang pada situs yang terdapat di bagian paling atas.
Jika belum bisa kamu dapat menunggu sampai dua menit dan coba kembali untuk memuat ulang situs.

2. Hapus Riwayat di Peramban

Ilustrasi menghapus riwayat di peramban. Foto: Nathana Rebouças/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menghapus riwayat di peramban. Foto: Nathana Rebouças/Unsplash
Jika langkah pertama tidak berhasil juga, kamu bisa menghapus riwayat aktivitas (cache) yang ada di dalam peramban. Caranya dengan menekan tombol ctrl + shift + delete.
Selanjutnya, riwayat aktivitas di dalam peramban akan secara otomatis terhapus.

3. Cek File .htacces

Salah satu penyebab terjadinya 500 internal server error ialah kesalahan pengaturan di file .htaccess dalam situs web. Sebab itu mengecek file .htaccess menjadi salah satu cara yang bisa kamu lakukan.
ADVERTISEMENT
Cara mudah untuk mengatasinya ialah menonaktifkan file dengan nama a.htaccess yang ada di dalam server situs web.

Tipe Pesan 500 Internal Server Error

Ilustrasi mengatasi 500 internal server error. Foto: Le Buzz/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengatasi 500 internal server error. Foto: Le Buzz/Unsplash
Pesan 500 internal server error tersebut biasanya akan ditampilkan dengan beragam tipe. Hal ini bergantung dari kustomisasi pesan kedudukan HTTP di setiap situs web. Berikut ini adalah beberapa pesan 500 internal server error:
  1. 500 Internal Server Error.
  2. HTTP 500 – Internal Server Error.
  3. Temporary Error (500).
  4. Internal Server Error.
  5. HTTP 500 Internal Error.
  6. 500 Error.
  7. HTTP Error 500.
  8. That’s an error The situs cannot display the page – HTTP 500.
  9. A blank white screen
Itulah cara mengatasi 500 internal server error yang bisa kamu lakukan dengan mudah.
(DEEM)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020