Konten dari Pengguna

Penyebab Laptop Lemot, Ini Faktornya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pria kesal karena laptop lemot.Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pria kesal karena laptop lemot.Foto: Unsplash

Penyebab laptop lemot bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti virus atau ruang penyimpanan yang sudah terlalu penuh.

Jika laptop lemot, biasanya pengguna akan melakukan refresh dengan cara mengklik kanan pada layar desktop. Lalu, memilih menu Refresh atau menekan F5 pada keyboard.

Dibanding melakukan refresh, lebih baik kamu mengetahui dulu apa penyebab laptop lemot di bawah ini.

Faktor Penyebab Laptop Lemot

1. Sampah File yang Menumpuk

File yang dihapus biasanya tidak akan langsung terhapus secara permanen, melainkan tersimpan di sistem sampah yang atau Recycle Bin.

File sampah yang sudah terlalu banyak bisa menjadi salah satu penyebab laptop lemot Windows 10.

Untungnya, Windows hadir dengan fitur bawaan untuk membersihkan file sampah yang menumpuk. Untuk mengakses fitur Disk Cleanup, begini caranya:

  1. Klik Start, lalu pilih Control Panel

  2. Pilih System and Security, lalu pilih Administrative Tools

  3. Pilih Disk Cleanup dari daftar

Tampilan fitur Disk Cleanup. Foto: Comparitech

Pada fitur ini, kamu dapat memilih jenis file yang ingin dihapus. Jika tidak ingin melakukannya secara manual, ada perangkat lunak yang bisa dibeli, seperti Iolo System Mechanic.

Melalui Iolo Sytem Mechanic, kamu akan mendeteksi dan menghapus file sampah secara real-time. Untuk berlangganan aplikasi ini, kamu harus membayar sekitar USD 14,98 dollar.

2. Windows Belum Update

Windows yang belum di-update dalam versi terbaru juga menjadi penyebab internet di laptop lemot.

Secara otomatis, Windows akan mengirim pemberitahuan ketika update tersedia.

Jika kamu merasa melewatkannya, maka bisa memeriksanya dengan klik ‘Settings’ dan pilih ‘Update & Security’. Selanjutnya, pilih ‘Windows Update’.

Tampilan menu Windows Update. Foto: Comparitech

Segera update laptop kamu ke Windows 10 untuk meningkatkan performa laptop. Untuk mengaktifkan Windows 10, kamu bisa memasukkan product key di menu ‘Activation’ dan pilih ‘Change Product Key’.

Pastikan kamu membeli product key atau lisensi digital Windows 10 dari distributor resmi agar performa dan keamanan laptop tetap terjaga.

3. Terlalu Banyak Install Program

Ilustrasi unisntal program. Foto: Comparitech

Saat sedang berselancar di internet, seseorang bisa memasang program atau aplikasi tanpa sengaja. Bahkan, program yang terinstal bisa memiliki ukuran yang sangat besar.

Jika ada beberapa program dengan ukuran yang besar dan tidak pernah digunakan, kamu bisa menghapusnya agar laptop tidak lemot. Berikut ini adalah caranya:

  1. Klik Start dan pilih 'Control Panel'

  2. Pilih menu 'Programs', lalu pilih 'Programs and Features'

  3. Pilih program yang dianggap tidak perlu untuk dihapus

  4. Setelah memilih program, pilih Uninstall

Sebelum meng-uninstall program, pastikan kamu tidak memerlukannya lagi.

4. Program yang Dijalankan Terlalu Banyak

Tampilan fitur Task Manager. Foto: Comparitech

Cara mengetahui penyebab laptop lemot adalah mengecek program yang dijalankan, apakah menghabiskan sumber daya atau tidak.

Jika ingin melihat daftar program yang menghabiskan sumber daya, ikuti caranya di sini.

  1. Klik kanan pada taskbar (menu yang terlihat saat kursor diarahkan ke bawah layar)

  2. Pilih ‘Start Task Manager' dan buka menu 'Applications'

  3. Pilih program dan tekan 'End Task' untuk mematikan program yang tidak perlu

5. Storage Penuh

Melansir dari Comparitech, ruang penyimpanan seperti Harddisk (HDD) biasanya berjalan pada kecepatan puncak hingga mencapai kapasitas sekitar 90 persen.

Sedangkan untuk Solid State Drive (SSD), akan membuat laptop lambat saat kapasitas penyimpanan melebihi 75 persen.

Jadi, kosongkan ruang dengan membiasakan menghapus file foto, audio, atau video yang tidak diperlukan. Kebiasaan ini bisa dilakukan setiap minggu sekali.

Demikian penyebab laptop lemot yang bisa diketahui. Dengan begitu, kamu dapat mengetahui apa saja faktor yang membuat laptop menjadi lemot.

(MRT)