Fakultas Agama Islam UNIMMA Gelar Seminar Internasional

Humas Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA)
Konten dari Pengguna
26 Juli 2022 17:05
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Humas Unimma tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Assoc. Prof Ibrahem Narongraksakhet dari Songkla University Thailand sebagai keynote speaker (kanan) dan Nia Kurniati Bachtiar (kiri) selaku moderator.
zoom-in-whitePerbesar
Assoc. Prof Ibrahem Narongraksakhet dari Songkla University Thailand sebagai keynote speaker (kanan) dan Nia Kurniati Bachtiar (kiri) selaku moderator.
Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) menggelar seminar internasional bertajuk "Islamic Education Response to the Implementation of Anti-Coruption, Bullying, Intolerance, and Sexual Violence Education Policies in Era Digital".
ADVERTISEMENT
Seminar berlangsung secara virtual dengan zoom meeting diikuti oleh mahasiswa dan dosen dari seluruh Indonesia pada Selasa (26/7). Sebanyak 90 peserta dari Palopo, Palembang, Temanggung, dan Magelang turut meramaikan kegiatan seminar internasional dengan antusias.
Dalam seminar internasional tersebut, pembicara didatangkan dari para akademisi yang kompeten dalam bidang pendidikan Islam dari berbagai negara. Ialah Assoc. Prof Ibrahem Narongraksakhet dari Songkla University Thailand sebagai pembicara kunci, dan Dr. Sri Rahmi, MA dari UIN Ar Raniry Darussalam Banda Aceh serta Dr Nola Fibriyani Bte Salam, Ph.D dari Muhammadiyah Islamic Collage (MIC) Singapore sebagai pemicara.
Ibrahem selaku pembicara kunci memaparkan bagaimana seharusnya Pendidikan Islam merespon perilaku intoleran, bullying, korupsi, dan sexual dalam pandangan Islam. “Pendidikan Islam dapat merespon berbagai fenomena tersebut melalui tiga definisi objektif. Yaitu Ta'deeb, Ta’lim dan Tarbiyah”, jelas Assoc. Prof Ibrahem Narongraksakhet.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Sri Rahmi menyampaikan bahwa respon pendidikan Islam terhadap fenomena sosial tersebut dengan mempelajari dan menguasai literasi baru sesuai dengan perkembangan zaman. “Literasi baru yang harus dipelajari yaitu berkaitan dengan literasi data, literasi teknologi, literasi manusia dan yang terpenting adalah pembelajaran sepanjang hayat”, tambah Sri Rahmi.
"Dengan diadakannya seminar nasional ini semoga dapat menambah wawasan bagi kita semua serta tetap dijaga kesehatannya baik jasmani maupun rohani. Selamat datang para pembicara yang hebat, semoga materi yang disampaikan bermanfaat bagi kita semua," harap M. Tohirin, M.Ag, selaku Wakil Rektor di bidang SDM, Kerjasama dan Al Islam dan Kemuhammadiyahan.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020