News
·
29 September 2020 5:56

Rencana Pembangunan Destinasi Seni dan Budaya Kuningan

Konten ini diproduksi oleh Ida Umy Rasyidah
Rencana Pembangunan Destinasi Seni dan Budaya Kuningan (14475)
Wakil Bupati Kuningan pada Garda Seni Garawangi (22/08/2020). Foto: Garuda Kaliwon
Kuningan, salah satu kota di Jawa Barat menyimpan segudang keunikan dan keindahan destinasi wisatanya, mulai dari gunung, lembah, waduk, situ, sawah, curug, semuanya lengkap tersedia. Sekarang pun Kuningan mulai mengembangkan destinasi seni dan budayanya.
ADVERTISEMENT
Setiap desa di Kuningan hampir mempunyai destinasi wisata yang sedang hits, mulai dari Taman Nasional Gunung Ciremai, Waduk Darma, Sukageri View, Curug Putri Palutungan, Persawahan Kadugede, Pohon Pinus, Situ Walukut, Talaga Biru, Ipukan, Lembah Cilengkrang, Bumi Perkemahan Palutungan, Paralayang Paragliding Warujimun Citangtu, dan Museum Situs Purbakala Cipari.
Semua yang disebutkan adalah destinasi wisata, minim sekali destinasi seni dan budaya, untuk itu Garawangi, salah satu desa menggerakan pemudanya untuk mulai membangun kota seni dan budaya. Bisa dikatakan Garawangi bukan desa pariwisata, tidak ada destinasi wisata, mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai pedagang.
Pada perayaan kemerdekaan HUT RI ke-75, Garawangi mengadakan pagelaran seni untuk memulai melestarikan seni tradisonal Sunda. Tujuan jangka panjang dari pagelaran seni adalah untuk menjadikan Garawangi sebagai kota seni dan budayanya Kuningan karena jarang sekali ditemukan destinasi seni dan budaya. Ketua Pelaksana, Pagelaran Seni, Hotibi menjelaskan,” Jika nanti, ada yang mencari wayang, angklung atau yang lainnya, Garawangi bisa menjadi tujuan destinasi tersebut, Kecamatan Garawangi akan menjadi kota budaya seni Sunda dan menjadi pusat kesenian di Kuningan.”
ADVERTISEMENT
Menjadikan Garawangi menjadi pusat kota kesenian di Kuningan sudah didukung Kepala Desa Garawangi, rencanannya akan di bangun gedung pusat kesenian di sebelah timur Balai Desa Garawangi.
Rencana pembangunannya masih abu-abu karena sebentar lagi akan ada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Hotibi selaku Ketua Karang Taruna Garuda Kaliwon, menuturkan, “Mungkin ketika Kepala Desa yang baru sudah terpilih kita akan menagih janji untuk dibangunkan fasiltas gedung kesenian ini.”
Para pemuda mulai melakukan pelatihan seni, salah satunya calung, alat musik dari bambu ciri khas Sunda. Setiap minggu warga yang mempunyai keahlian memainkan calung mengajarkan kepada para pemuda cara memainkannya. Hal ini adalah bentuk regenerasi agar kesenian sunda tidak punah.
Setelah pembangunan selesai, rencananya akan dibentuk kelas-kelas kesenian, seperti calung, kecapi, jaipong, dalang wayang golek dan sebagainya.
ADVERTISEMENT