Konten dari Pengguna

Perumusan UMKM melalui MMD UB 2025: Pakan Ternak, Yogurt dan Pemasaran Digital

KELOMPOK 26 MMD UB 2025
Mahasiswa Mengabdi Desa Universitas Brawijaya, Kelompok 26-Desa Ngebruk
30 Juli 2025 9:18 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Perumusan UMKM melalui MMD UB 2025: Pakan Ternak, Yogurt dan Pemasaran Digital
Program MMD UB 2025 kelompok 26 dan dosen Fakultas Peternakan UB mengadakan kegiatan Workshop Pembuatan serta Penguatan Branding Produk Yogurt dan Pakan Ternak di Desa Ngebruk
KELOMPOK 26 MMD UB 2025
Tulisan dari KELOMPOK 26 MMD UB 2025 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Foto Bersama dalam Program Workshop Pembuatan serta Penguatan Branding Produk Yogurt dan Pakan Ternak di Desa Ngebruk, (13/07/25).
zoom-in-whitePerbesar
Foto Bersama dalam Program Workshop Pembuatan serta Penguatan Branding Produk Yogurt dan Pakan Ternak di Desa Ngebruk, (13/07/25).
ADVERTISEMENT
Malang, 30 Juli 2025 -- Program Mahasiswa Mengabdi Desa (MMD) UB 2025 kelompok 26 yang berkolaborasi dengan lima dosen dari Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya telah mengadakan kegiatan bertajuk “Workshop Pembuatan serta Penguatan Branding Produk Yogurt dan Pakan Ternak di Desa Ngebruk”. Program ini dilaksanakan pada Minggu, 13 Juli 2025 bertempat di Balai Desa Ngebruk, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang dan dihadiri lebih dari 30 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM, kelompok PKK, peternak sapi perah, kelompok tani, serta perwakilan dari perangkat Desa Ngebruk. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemberdayaan peternak lokal dan UMKM, baik dari segi kualitas produk unggulan desa, maupun wawasan mengenai branding dan strategi pemasaran produk di era digital.
ADVERTISEMENT
Workshop ini diawali dengan penyampaian materi mengenai pembuatan yogurt yang disampaikan oleh Dr. Firman Jaya, S.Pt., M.P. dan Moh Ali Harakan, S. Pt, kemudian dilanjutkan dengan materi strategi pemasaran dan branding produk oleh pewakilan kelompok 26 MMD UB 2025, yaitu Ihtada Yabsoeth El Reizqa, Penesius Purba, dan Siti Farah Ardiani. Bersamaan dengan itu, telah dilakukan focus group discussion mengenai sosialisasi konsentrat pakan ternak oleh Rini Dwi Wahyuni, M.Sc., S.Pt., MP. bersama dua peternak di Desa Ngebruk.
Materi pertama disampaikan oleh Dr. Firman Jaya, S.Pt., M.P. dan Moh Ali Harakan, S.Pt., yang menekankan pentingnya pengolahan susu menjadi yogurt sebagai cara memperpanjang masa simpan dan meningkatkan nilai susu sapi perah sebagai produk unggulan desa. Masyarakat diperkenalkan pada proses fermentasi sederhana yang dapat diterapkan secara mandiri, sehingga diharapkan mampu menjadi peluang usaha baru bagi peternak lokal.
Sesi Workshop Pembuatan Yogurt, (13/07/25).
Selanjutnya, dilakukan focus group discussion mengenai konsentrat pakan ternak yang dipandu oleh Rini Dwi Wahyuni, M.Sc., S.Pt., M.P. bersama dua peternak lokal di Desa Ngebruk. Diskusi ini membahas pentingnya konsentrat sebagai pakan tambahan untuk meningkatkan produksi dan kualitas susu sapi perah. Pemateri juga menjelaskan cara meracik konsentrat dengan bahan lokal yang mudah ditemukan, sehingga lebih efisien dan terjangkau. Diharapkan, peternak dapat lebih mandiri dalam mengelola pakan dan meningkatkan produktivitas ternak secara berkelanjutan.
Sesi Focus Group Discussion dengan Peternak Sapi Perah Desa Ngebruk, (13/07/25).
Setelah sesi teknis, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai branding dan strategi pemasaran produk dari hasil yogurt yang sudah dibuat oleh peserta. Sesi ini disampaikan oleh perwakilan kelompok 26 MMD UB 2025, yaitu Ihtada Yabsoeth El Reizqa, Penesius Purba, dan Siti Farah Ardiani. Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya membangun identitas produk yang kuat serta pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Sesi ini memberikan kesempatan pada peserta untuk memahami dasar-dasar branding, mulai dari penentuan nama, desain kemasan, cara menyampaikan nilai produk kepada konsumen, hingga cara memanfaatkan media digital sebagai strategi pemasarannya.
Sesi Penyampaian Materi Branding dan Strategi Pemasaran Produk Yogurt, (13/07/25).
Sebagai contoh konkret, telah diunggah beberapa konten promosi di akun @yongmy_official dalam media sosial Instagram dan TikTok dengan nama produk “Yongmy” serta tagline berupa “Yongmy Yoghurt, Ya.. Yummy..”. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lokal dalam memperluas jangkauan pemasaran produk mereka secara digital.
ADVERTISEMENT
Selain itu, mahasiswa juga melakukan pitching program kerja dengan memberikan hasil branding Yongmy kepada perwakilan peternak sebelum dilanjutkan ke tahap marketing selanjutnya.
Pitching Program Branding dan Pemasaran, (27/07/25).
Masyarakat tampak berpartisipasi dengan penuh minat dalam mengikuti materi hingga akhir acara. Peserta tidak hanya antusias mencicipi yogurt secara langsung, tetapi juga aktif menyimak penjelasan tentang proses pembuatan dan strategi branding produk.
#MMDUB2025
#MMDUB26NGEBRUK
#SDGs4
#SDGs8