• 71

Memulai Gerakan Merawat Danau dari Festival Danau Sunter

Memulai Gerakan Merawat Danau dari Festival Danau Sunter


Festival Danau Sunter

Festival Danau Sunter (Foto: Muhammad Faisal Nu'man/kumparan)
Danau menjadi salah satu objek vital di sebuah kota. Fungsi utama danau adalah untuk menampung air. Di kota besar seperti Jakarta, danau buatan menjadi salah satu titik penampung dan pengedali air.
Sayangnya, sebagian masyarakat belum sepenuhnya tahu arti penting sebuah danau. Mereka membiarkan danau terbengkalai.
Padahal, danau seharusnya bisa dimanfaatkan lebih. Selain sebagai penampung air, danau juga bisa dijadikan pusat wisata warga.
Berangkat dari masalah itu, kumparan (kumparan.com) bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian Kelautan dan Perikanan menggelar ‘Festival Danau Sunter’ pada Minggu (25/2).
‘Festival Danau Sunter’ akan menjadi awal gerakan merawat danau. Kami ingin memulai dari Jakarta.
Pada acara yang digelar di Danau Sunter, Jakarta Utara itu, akan ada berbagai kegiatan yang melibatkan ribuan masyarakat. Dimulai pukul 06.00 WIB, ‘Festival Danau Sunter’ akan dibuka dengan kegiatan bersepeda bersama, dilanjutkan lari dan senam bersama di pinggiran danau.

Festival Danau Sunter

Festival Danau Sunter (Foto: Muhammad Faisal Nu'man/kumparan)
Setelah pemanasan dengan senam, dilanjutkan berenang bersama di danau yang disusul lomba antara Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Sandi akan berenang, sedangkan Susi akan bermain paddle.
Berbagai atraksi air seperti jetski dan perahu naga juga bisa dinikmati warga. Di pinggir danau, telah disiapkan panggung musik yang akan diisi salah satunya oleh band Wali.
Sepanjang jalan di pinggir Danau Sunter akan diisi bazar UMKM yang bisa dinikmati warga.
2 bulan sudah Danau Sunter berbenah untuk persiapan festival ini. Danau Sunter kini telah jauh lebih baik dan layak untuk menjadi tujuan wisata utama warga.
Jadi, danau mana lagi yang akan kita rawat bersama?


NewsFestival Danau SunterDanau SunterSandiaga UnoSusi Pudjiastuti

presentation
500

Baca Lainnya