Pencarian populer
USER STORY
14 Maret 2018 18:00 WIB
0
0

Surat untuk Masa Lalu

Aku sekarang merasa bahagia, walaupun kau bukan milikku. Dan ku harap dulu aku tidak menyakitimu, semoga sekarang kamu mendapatkan lelaki yang lebih baik dariku. Molla, itulah panggilan kesayanganku untuknya, dia seorang wanita dari Masa Lalu hidupku. Bagaimana kabarmu Moll? Aku harap kamu baik-baik saja.

Udah lama aku ingin menulis tentangmu Moll, tentang Masa Laluku Bersamamu. Oleh karena itu akan aku curahkan isi hatiku lewat "Surat untuk Masa Lalu" di kumparan.com. Aku menulis surat ini, cuma ingin berbagi. Seperti yang kumparan.com bilang "Karena bercerita itu menenangkan dan berbagi itu mendekatkan". Dan semoga setelah aku bercerita, aku merasa tenang. Walaupun hanya merasa Dekat denganmu.

Rasanya aku ingin menulis tentang hal-hal indah dirimu. Hal indah yang membuatku merasa bersyukur karena telah mengenalmu. Benar kata Dilan "Rindu itu berat, kamu gak akan kuat", dan aku sangat berat merindukanmu. Tapi setidaknya Hal-hal indah itu sedikit bisa mengobati ketika aku merindukanmu. Lewat Tulisan ini aku ingin berkata kepadamu: "Maafkan aku Moll, kita tidak bisa bersama, kita tidak bisa berbuat apa-apa kalau orang tua kita sendiri tidak merestui hubungan ini".

Baik laki-laki atau pun wanita pasti ingin merasa nyaman. Dan kau telah berhasil membuatku merasa nyaman. Kau bisa menghangatkan suasana Hati Resah menjadi Gairah. Kau Bisa meringankan beban pikiran yang berat sehingga membuatku menjadi kuat. Kau bisa menjadikan diriku merasa Bahagia. Kau pernah bilang "Dimana ada Aku, pasti ada kamu, kamu jangan sedih". Karena sekarang kamu gak ada, jadi bolehkah aku sedih??. Itulah Hal indah pertama darimu.

"Kebersamaan" mungkin itu Hal indah kedua darimu. Hai Molla, apakah kamu disana merindukan kebersamaan kita yang hangat? kebersamaan yang dipenuhi dengan senyum, tawa, dan canda. Kebersamaan saat kita mendaki Gunung Ciremai, kita bahu membahu bergelut dengan jalanan setapak yang licin, terjal, sesekali aku terjatuh, kamu berusaha membangunkanku, juga sebaliknya jika kamu terjatuh, aku ulurkan tanganku untuk membantumu bangkit. Dan juga Kebersaamaan saat kita berada di Toko buku favorit kita. Tetapi kebersamaan itu kini hanyalah sebuah kenangan. Terakhir kamu bilang kepadaku Ingat selalu kepada Firman Allah: "Janganlah engkau bersedih. Sesungguhnya Allah bersama kita". [QS At Taubah 9:40].

lirik lagu Derby Romero (Gelora Asmara) yang selalu kau kirim di chat kita: "Aku di sini duduk manis menantimu, Aku pun ingin membuat kau tak menyesal, Bahwa kau telah memilih diriku ini, Yang akan terus membuat hidupmu indah" Bagiku itu merupakan Hal indah ketiga darimu. Bahkan Aku sering menyanyikan Lagu itu ketika menjelang tidur. Ku harap kau tidak menyesal mengenalku sebagaimana aku tidak menyesal mengenalmu.

Rasanya sangat tidak adil jika ada seseorang yang bilang kalau kamu itu Jahat. Karena begitu baiknya kau kepadaku dengan rasa perhatian terhadap pengembangan diriku. Kau mendukungku mencari banyak kegiatan yang bermanfaat, seperti gotong royong, olahraga, ngaji, dan masih banyak yang lainnya. Itu semua karena kamu gak mau aku menjadi orang pemalas. Itu bukan omong kosong, karena Faktanya kamu sendiri juga adalah seseorang yang sangat Rajin. Bisa dikatakan Hal indah keempat darimu adalah "Perhatian".

Hal indah Terakhir yang ku suka darimu adalah Tidak Egois. Ketidak Egoisan yang kau beri padaku dan sangat memahami perihal masa lalu yang penuh Racun membuat masa kiniku memiliki kata Sempurna. Jatuhnya daun karena angin, tetapi daun tak pernah marah, dan tentu saja kau itu ibarat daunnya. Ketidak egoisan kamu ketika memilih makanan (kamu gila masakan Sunda, aku suka masakan padang) mungkin kalau wanita lain aku bakal disuruh makan masakan sunda. Tetapi karena kamu tidak egois, kamu pura-pura suka masakan padang biar bisa makan bersama. Ah pokoknya kamu tidak Egois. Itulah adalah Fakta. Dan tidak bisa diganggu Gugat.

Terima kasih Molla, atas hal-hal indah yang telah kau beri padaku. Kalau memang kita berjodoh, Tuhan pasti akan menyatukan dengan cara yang baik. Terima kasih Molla, kau tidak pernah lelah menahan ombak berupa ujian untuk bertahan bersamaku, meskipun mungkin untuk sementara kita berdiri sendiri, semoga saja semesta mengamini segala rencana kita. Aku ingin tetap berdoa yang terbaik untukmu. Semoga Tuhan segera memberimu kekasih yang lebih bisa membahagiakanmu. Aku harap tulisan ini bisa membuatmu tersenyum, karena sampai kapanpun aku masih ingin menjaga senyummu. Aku tidak ingin membuatmu sedih.

Dari seseorang yang sering kau panggil A.il.

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.57