• 3

Tak Ada Bom, Hanya Paku yang Ditemukan di Kontrakan Teroris Jatiluhur

Tak Ada Bom, Hanya Paku yang Ditemukan di Kontrakan Teroris Jatiluhur



Rikwanto

Jumpa pers Mabes Polri terkait kasus terorisme di Jalan Ubrug, Cibinong, Jatiluhur, Purwakarta. (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
Tak ada bom yang ditemukan di rumah kontrakan teroris Jatiluhur. Tapi hasil penggeledahan di rumah yang berlokasi di Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, itu ditemukan banyak paku dengan berbagai macam ukuran. Ada juga alat timbang.
"Memang tidak ditemukan bahan bahan untuk bom. Namun timbangan tersebut mengindikasikan akan ada yang ditimbang. Hanya mungkin belum datang saja bahan-bahannya," jelas Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Komisaris Besar Rikwanto, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/12).
Penggeledahan dilakukan pada Minggu (25/12) siang, setelah penyergapan dilakukan di rumah apung di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Dalam penggerebekan itu, polisi menindak empat terduga teroris--dua di antaranya, Abu Sovi dan Abu Faiz, tewas.
Adapun yang ditangkap hidup dan ditahan di Mako Brimob yakni Rizal alias Abu Arham dan Ivan Rahmat Syarif.
"Untuk barang bukti bom belum kita temukan, namun bukti timbangan mengindikasikan bisa jadi akan ada kiriman dan kapan itu masih kita dalami," kata Rikwanto.
Sebelum menempati rumah apung, para terduga teroris itu mengontrak di Cimahi. Tapi mereka pindah lantaran warga sekitar kontrakan curiga.
Rumah apung itu disewa dari Abah Oman sejak 20 Desember 2016. Atas alasan kemanusiaan, Abah menihilkan biaya sewa.
Polisi memastikan kelompok ini ada kaitan dengan jaringan Jamaah Anshorut Daulah dan berkaitan dengan kelompok bom Tangsel.
"Hubungan langsung dengan Bahrun Naim masih diperdalam. Tapi afiliasinya dengan ISIS sudah jelas," ujar Rikwanto.

Penggerebekan TerorisSerangan TerorisTerorisTerorismeTeroris Jatiluhur

500

Baca Lainnya