• 2

Cerita Awak Bus Budiman yang Kerap Diminta Bunyikan Klakson: Om Telolet Om

Cerita Awak Bus Budiman yang Kerap Diminta Bunyikan Klakson: Om Telolet Om



Supir Bus Telolet

Supir dan busnya berklakson 'telolet' (Foto: Aria Pradana)
'Om telolet Om' kini tengah ramai. Bermula dari anak-anak di sejumlah wilayah yang dilintasi bus luar kota yang meminta sopir menyalakan klakson saat melintas. Video anak-anak itu yang meminta bus membunyikan klakson tersebar di YouTube.
Video anak-anak remaja yang meminta membunyikan klakson itu kemudian menyebar di media sosial. Nah belakangan kalimat 'Om Telolet Om' menjadi viral dan bahkan sampai dikicaukan sejumlah musisi dunia.
Wartawan kumparan.com mencoba mencari tahu bagaimana cerita soal 'Om Telolet Om' ini di kalangan sopir dan kondektur bus. Pada Rabu (21/12). Ditemui di terminal Kampung Rambutan, sekitar pukul 10.00 WIB, Yayan (40), yang juga kondektur Bus Budiman jurusan Tasik-Jakarta berbagi cerita.
"Sudah setahun ini pakai klakson telolet," imbuh Yoyon.
Dia mengaku awalnya iseng memakai klakson, karena bunyinya lucu. Klakson itu dia pasang di bagian bawah bus.
"Nggak pernah ditilang juga," tutur dia.
Nah, yang Yoyon heran, enam bulan belakangan ini banyak anak-anak remaja yang meminta klakson dibunyikan saat bus melintas.
"Om telolet om. Mereka di pinggir jalan pakai isyarat mengacungkan jempol," beber Yoyon yang sudah empat tahun menjadi kondektur bus ini.

Breaking NewsNewsMegapolitan

500

Baca Lainnya