• 1

Jejak Bom Tangsel: Jaringan Bekasi, Adam, dan Bom Tangan

Jejak Bom Tangsel: Jaringan Bekasi, Adam, dan Bom Tangan



Bom Tangsel

Suasana tempat ditemukannya bom di Tangerang Selatan. (Foto: Akbar Ramadhan)
Beberapa waktu lalu polisi menggulung pelaku bom Bekasi yang berencana melakukan bom bunuh diri dengan bom panci. Pengejaran polisi tak berhenti sampai di situ. Pengungkapan di Bekasi bersambung ke Tangerang Selatan.
"Ada benang merah dengan jaringan Bekasi," beber Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Rikwanto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Rabu (21/12).
Terungkapnya jaringan ini berawal dari pengakuan Dian, calon 'pengantin' bom Bekasi soal keberadaan pelaku di Tangsel dan amaliyah yang akan dilakukan.
Densus 88 kemudian melakukan pelacakan dan pengintaian, hingga mendapatkan rumah kontrakan di Setu, Tangsel di RT 02/02.

Bom Tangsel

Warga berkerumun disekitar mobil Gegana di TKP lokasi penemuan bom di Serpong. (Foto: Aprilandika Pratama)

Pagi tadi dilakukan penyergapan pada seorang pelaku bernama Adam. "Ditangkap Adam di jalan di Puri Serpong sekitar pukul 08.00 WIB," jelas dia. Adam baru keluar dari rumah kontrakannya.
Adam kemudian diinterogasi. Dari mulutnya keluar nama tiga nama rekannya. Densus 88 bergerak ke rumah kontrakan itu. Pada pukul 09.45 WIB, penggerebekan dilakukan. Pelaku sempat diteriaki agar menyerah, tetapi malah melempar bom tangan.
"Dilempar pakai bom tangan, pelaku melawan sehingga diambil tindakan tegas," jelas Rikwanto.
Ada tiga pelaku yang tewas yakni Omen, eks napi kasus pembunuhan, Irwan, dan Helmi. Untuk Irwan dan Helmi berasal dari Tasikmalaya.
"Bom di Tangsel ini bom tangan ya. Mereka akan menyerang kantor polisi, sebelumnya menyerang dengan senjata tajam. Setelah polisi dan masyarakat kumpul, kemudian pelaku meledakkan diri dengan bom," beber dia.
Di lokasi di Tangerang Selatan, Densus 88 masih berada di lokasi. Ada beberapa bom yang coba dijinakkan.

Densus 88BomBom Tangsel

500

Baca Lainnya