• 3

Kronologi Penggerebekan Teroris di Tangsel: 3 Pelaku Tewas Ditembak

Kronologi Penggerebekan Teroris di Tangsel: 3 Pelaku Tewas Ditembak



Bom Tangsel

Aparat tampak berjaga di sekitar lokasi TKP Bom Tangerang Selatan. (Foto: Aditia Noviansyah)
Densus 88 melakukan penggerebekan di Babakan, Setu, Tangerang Selatan. Lokasi yang berjarak 500 meter dari Stasiun Rawa Lumbu ini disergap berdasarkan nyanyian tersangka Dian Yulia Novi, perempuan calon pelaku bom bunuh diri dengan bom panci yang ditangkap di Bekasi.
"Berawal dari pengakuan Dian," beber Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan di lokasi di Setu, Rabu (21/12).
Penangkapan pelaku bom panci terjadi pada 10 Desember lalu di daerah Bintara. Selain Dian, ikut ditangkap dua pria lainnya. Mereka diketahui jaringan Bahrun Naim, yang berkorelasi ke ISIS di Suriah.
Berikut kronologi pengungkapan jaringan teroris di Tangerang Selatan:
- Pukul 08.00 WIB
Densus 88 menangkap seorang tersangka teroris bernama Adam di daerah Puri Serpong. Adam diinterogasi dan akhirnya mengarahkan penyelidikan Densus 88 ke rumah kontrakan milik Agus di Setu Tangsel. Rumah kontrakan itu baru tiga hari ditempati pelaku.
- Pukul 09.45 WIB
Densus menyergap rumah kontrakan itu. Namun tiga orang yang berada di dalam kontrakan yakni Omen, Irwan, dan Helmi melawan. Mereka memakai senjata api dan bom tangan atau bom pipa dan melemparkannya ke petugas. Tembakan mematikan dilepaskan ke tiga pelaku. Omen diketahui eks napi pembunuhan yang direkrut kelompok teroris di Lapas Cipinang. Sedang Irwan dan Helmi berasal dari Tasikmalaya, dan merupakan jaringan Jamaah Anshar Daulah yang berafiliasi ke ISIS.
"Sempat diimbau agar menyerahkan diri, tetapi mereka melawan dengan melempar bom," jelas Irjen Iriawan.
- Pukul 10.30 WIIB
Mabes Polri memastikan tiga orang yang melawan yakni Omen, Irwan, dan Helmi tewas. Tetapi polisi belum bisa melakukan evakuasi karena ada bom pipa di dalam rumah itu.
- Pukul 12.45 WIB
Sudah dua bom diledakkan di lokasi oleh tim Jibom. Bom itu berdaya ledak rendah dan dibuat dengan bahan potassium nitrat. Para pelaku sebenarnya berniat melakukan aksi pemboman di saat natal dengan menyerang pos polisi.
Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Rikwanto sempat menyebut ada lima bom di lokasi. Modus peledakan dengan terlebih dahulu menghampiri polisi, kemudian menusuk dengan senjata tajam. Ketika rekan polisi itu datang dan masyarakat berkumpul, bom diledakkan.
Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyambangi lokasi bom di Tangsel. Kedua pejabat kepolisian ini tak masuk ke area kontrakan karena masih ada bom.
Di lokasi polisi mengerahkan anjing pelacak untuk melakukan penyisiran bom lainnya. Area sekitar rumah kontrakan juga dipasang garis polisi.
- Pukul 18.00 WIB
Tiga jasad teroris Omen, Helmi, dan Irwan belum dievakuasi. Polisi masih menjaga ketat lokasi.

00:00:00/00:00:00

Pernyataan Kapolda Metro Jaya mengenai Bom Serpong


Densus 88BomBom TangselBreaking News

500

Baca Lainnya