• 7

Mengaku Simpatisan ISIS dan Peras 10 Bank, PNS di Maluku Ditangkap

Mengaku Simpatisan ISIS dan Peras 10 Bank, PNS di Maluku Ditangkap



PNS Maluku (COVER)

Sosok terduga pelaku rencana aksi teror di Maluku. (Foto: Istimewa)
Jeruji besi mengakhiri perjalanan karier Wirasman alias Shalahuddin Alindunisy sebagai PNS di Kantor Kementerian Agraria dan Tataruang Kantor Pertanahan Maluku Tengah. Dia ditangkap polisi setelah melakukan teror bermodus pemerasan ke 10 bank.
Wirasman diketahui melakukan teror dan ancaman kekerasan lewat surat yang dikirimkan ke 10 bank tersebut. Dia meminta sejumlah uang. Dalam suratnya ke 10 bank tersebut pada 14 Desember lalu, Wirasman mengaku sebagai perwakilan dan simpatisan ISIS Indonesia.
Ancaman lewat surat yang dia kirimkan ternyata tak dianggap oleh 10 bank. Melihat itu, Wirasman melakukan ancaman kedua dengan menaruh benda diduga bom di depan salah satu bank BUMD di Batu Merah Ambon pada 19 Desember.

Barang Bukti Ditreskrimum Polda Maluku

Barang bukti berupa sisa pipa dan kabel. (Foto: Istimewa)
Di benda diduga bom itu, Wirasman menulis alamat emailnya, dan email itu juga sama dengan yang ancaman yang dia tulis ke bank yang lain.
Ancaman yang dilakukan Wirasman, dilaporkan ke Subdit 1 Kamneg Ditreskrimum Polda Maluku. Penyelidikan dian pelacakan dilakukan hingga akhirnya pada Minggu (25/12), Wirasman ditangkap di rumahnya di Ambon.
Dari kediaman Wirasman, disita perangkat elektronik berupa laptop dan printer disita polisi. Semen, pipa, kabel, surat pengiriman paket ke bank, surat pengakuan memasang bom.

Barang Bukti Ditreskrimum Polda Maluku

Barang bukti ekspedisi surat. (Foto: Istimewa)
Tersangka Wirasman kini ditahan di Polda Maluku. Hasil pemeriksaan polisi, dia mengaku terlilit utang akibat bisnis batu Cinabar yang tidak berhasil.
Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Rikwanto yang dikonfirmasi soal kasus ini, Senin (26/12) mengaku masih melakukan pengecekan untuk data lengkap.
"Kami cek dahulu," ungkap Rikwanto.
Penyidik Polda Maluku kini tengah melakukan pemeriksaan khusus pada tersangka Wirasman, apakah tersangka ada kaitan dengan kelompok teroris.

NewsTerorismeISISKriminal

500

Baca Lainnya