• 0

Mengenal Potasium Nitrat Bahan Dasar Bom Tangsel

Mengenal Potasium Nitrat Bahan Dasar Bom Tangsel



Rumah Kontrakan Terduga Teroris Tangsel

Petugas masih menyisir rumah kontrakan lokasi TKP Bom Tangerang Selatan. (Foto: Aditia Noviansyah)
Bom yang ditemukan di rumah terduga teroris di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel) oleh tim Densus 88 berbahan potasium nitrat.
Potasium nitrat memang kerap menjadi bahan baku para teroris dalam pembuatan bom. Bukan hanya dalam kasus teroris di Tangsel, potasium nitrat digunakan. Bahan tersebut ternyata juga digunakan teroris lain dalam membuat bom, seperti saat kasus bom panci di Bekasi dan bom Thamrin.
Sebenarnya, apakah itu potasium nitrat? Mengapa bahan tersebut dengan mudah didapatkan oleh para pelaku teroris?
Kumparan melakukan penelusuran sederhana terkait hal tersebut. Potasium nitrat merupakan senyawa dengan rumus kimia (KNO3). Senyawa kimia tersebut terdiri dari formulasi garam ion (K+) dan Nitrat (NO3−).
Di Indonesia, potasium nitrat biasa dijual di toko-toko pertanian. Sebab, bahan tersebut kerap digunakan sebagai pupuk kimia dalam pertanian. Potasium nitrat juga digunakan sebagai bahan tambahan makanan dan pasta gigi.
Kendati banyak ditemukan di toko pertanian, potasium nitrat yang diperbolehkan hanyalah bermodel pupuk. Sedangkan, potasium nitrat dengan kandungan 100 persen sudah tidak diperbolehkan secara bebas. Pembeliannya harus dengan seizin pihak berwenang.
Alasannya, potasium nitrat dengan kandungan 100 persen biasa digunakan sebagai bahan pendorong produksi roket, kembang api, dan bubuk mesiu. Ditakutkan disalahgunakan sebagai bahan pembuatan bom seperti yang dilakukan oleh para teroris.
Akan tetapi, di internet masih bertebaran beberapa situs yang menjual potasium nitrat dengan kandungan 100 persen. Dari beberapa situs yang Kumparan temukan, potasium nitrat dijual dengan rentang harga yang beragam.
Potasium nitrat bermerek AR misalnya, dalam sebuah situs, bahan tersebut dijual dengan harga Rp 160 ribu per 500 gram. Sedangkan, potasium nitrat bermerek Wentong dijual dengan harga Rp 600 ribu per 25 kilogram.
Selain itu, Kumparan juga menemukan beberapa situs dan video di YouTube yang mengajarkan cara pembuatan potasium nitrat sendiri.
Situs dan video tersebut memberikan penjelasan tahap demi tahap mengenai pembuatan senyawa potasium nitrat. Mungkin inilah yang membuat para pelaku teroris dapat membuat bom berbahan dasar potasium nitrat secara mandiri.

BomBom TangselNews

500

Baca Lainnya