• 0

Monumen Garuda Pancasila di Taman Budaya Tionghoa TMII Dibongkar

Monumen Garuda Pancasila di Taman Budaya Tionghoa TMII Dibongkar



Monumen Garuda Pancasila

Monumen Garuda Pancasila tampak belakang (Foto: Aprilandika Pratama/kumparan)
Ada yang berbeda dari tampilan Monumen Garuda Pancasila di Taman Budaya Tionghoa di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Prasasti Pancasila yang berisi tulisan sila dari Pancasila dengan bahasa Indonesia dan Tionghoa, hilang. Jadi di monumen itu, di tiap sisi di tempel prasasti. Total ada empat prasasti yang menempel dan prasasti Pancasila yang ditempel di bagian belakang dicopot.
kumparan menyambangi lokasi Taman Budaya Tionghoa, Jumat (23/12) pagi. Ada beberapa tukang yang tengah menyemen sebuah tugu kecil di sebelah Monumen Garuda Pancasila.
Tukang-tukang itu tak mau bicara panjang lebar soal tugu apa yang mereka bangun. Mereka mempersilakan bertanya ke pengurus Taman Budaya. Tak lama berselang, seorang pria berkemeja rapi datang.

Monumen Garuda Pancasila

Monumen Garuda Pancasila (Foto: Monumen Garuda Pancasila di Taman Budaya Tionghoa Indonesia di TMII)
Pria berusia 50-an tahun itu mengaku sebagai pengurus. Sayangnya dia tak mau namanya ditulis. "Tulis saja saya pengurus museum di TMII ditulis," katanya.
kumparan menanyakan soal prasasti tulisan Pancasila yang kini tak ada. Si bapak kemudian memberi penjelasan, tulisan Pancasila dengan bendera merah putih dicopot sementara.
"Tiga hari lalu ada yang datang (si bapak menyebutkan nama instansi-red). Katanya letak tulisannya salah, jadi tulisan Pancasila tidak boleh di belakang," ujar bapak itu.

Monumen Garuda Pancasila

Monumen Garuda Pancasila sedang dalam renovasi (Foto: Aprilandika Pratama/kumparan)
Si bapak menjelaskan, tak ada maksud apa-apa dengan menaruh prasasti Pancasila di bagian belakang patung Garuda. Tapi karena ada pihak yang menyoal, pengurus taman budaya Tionghoa manut saja.
"Kami lepas dahulu tulisan prasasti. Kami akan pindahkan ke sisi depan, dan prasasti yang ada tulisan tanda tangan (diresmikan Sultan HB X-red) kami taruh di tempat baru di sebelah, monumen ini," ujarnya.
Setelah memberikan penjelasan, bapak itu sempat melihat sebentar kerja tukang dan kemudian bergegas pergi. Dia tak mau bicara lagI. Dia meminta agar persoalan ini tak dijadikan polemik.




NewsPolitikMonumen GarudaChina

500

Baca Lainnya