• 0

MUI Meminta Sweeping Atribut Non Muslim Dihentikan!

MUI Meminta Sweeping Atribut Non Muslim Dihentikan!



Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Maruf Amin

Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Ketua Umum MUI Maruf Amin (Foto: Aldis Tanos/kumparan)
Majelis Ulama Indonesia (MUI) bertemu dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Pertemuan membahas fatwa MUI mengenai atribut non muslim yang dinyatakan haram dikenakan umat muslim.

Konferensi Pers Kapolri dan MUI

Ekspresi bahagia ketum MUI Maruf Amin (Foto: Fanny Kusumawardhani)

Tapi, belakangan fatwa itu berujung pada sweeping yang digelar sejumlah Ormas. MUI kemudian mengambil sikap tegas. Tak boleh ada sweeping terkait fatwa atribut non muslim itu.
"Karena itu MUI secara tegas tidak membenarkan adanya sweeping-sweeping yang dilakukan oleh pihak tertentu, ormas tertentu. Dan kami minta sweeping itu dihentikan," tutur Ketum MUI Maruf Amin di rumah dinas Kapolri di Jalan Pattimura, Jaksel, Selasa (20/12).

Konpres Kapolri dan Ketua Umum MUI

Konferensi pers Tito Karnavian (Kapolri) dan Maruf Amin (Ketua Umum MUI) terkait fatwa haram bagi umat Islam yg menggunakan atribut non-Islam. (Foto: Aldis Tannos)
Maaruf menyampaikan dia mendapat informasi di beberapa daerah masih ada sweeping. "Penegakan hukum atau penertiban hanya boleh dilakukan oleh pihak pemerintah," sambung dia.

Karena itu, Maaruf meminta agar pemerintah dalam hal ini kepolisian ikut bersama-sama melakukan sosialiasi mencegah adanya pemaksaan atribut bagi karyawan muslim.

HukumNewsNasionalKepolisian RI

500

Baca Lainnya