• 4

Om Telolet Om: dari Truk Menular ke Bus Hingga ke Tingkat Dunia

Om Telolet Om: dari Truk Menular ke Bus Hingga ke Tingkat Dunia



Sopir Telolet (tidak untuk cover)

Klakson telolet dibunyikan sopir bus (Foto: Aria/kumparan)
'Om Telolet Om' bak virus. Di media sosial kalimat ini menjalar cepat. Berawal dari sekumpulan remaja di pinggir jalan di Jawa Tengah yang meminta bus antar provinsi menyalakan klakson telolet, hingga kemudian kalimat 'om telolet om' dipakai jadi musik oleh musisi dunia.
Om telolet om sendiri kalimat permintaan dari anak remaja ke bus yang melintas, sedang telolet itu nada klakson dari bus.
"Setahu saya itu dari truk di Jawa Timur ya, terus diikuti bus," kata Putra (25) kondektur bus Pahala Kencana jurusan Wonosobo-Jakarta yang ditemui di Kp Rambutan, Rabu (21/12).
Putra yang sudah dua tahun ikut bus Pahala Kencana menuturkan, kalau dia juga memasang telolet itu. Harga klakson cukup mahal di atas Rp 1 juta.
"Nah terus klakson truk diikuti sama bus yang suka ambil penumpang di pinggir jalan," ujar dia.
Telolet itu juga sebagai penanda ke penumpang kehadiran bus, agar para penumpang bersiap menyetop atau naik.
"Suaranya memang unik," tutup dia.

TeloletNews

500

Baca Lainnya