• 5

Pesan Natal Menag: Selamat Bersuka Cita, Tetaplah Sederhana

Pesan Natal Menag: Selamat Bersuka Cita, Tetaplah Sederhana



Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat menjadi pembicara seminar kebhinekaan (Foto: Eko Suwarso/antara)
Ucapan selamat natal disinggung Menag Lukman Hakim Saifuddin dalam pesan natalnya. Dia meminta agar pihak yang mengucapkan dan tidak mengucapkan sama-sama saling menghormati.
"Untuk itu, kita hormati saudara-saudara kita yang tak mengucapkan 'Selamat Natal' atas dasar pemahaman keyakinannya, sebagaimana kita juga hormati mereka yang mengucapkannya," ujar Menag Lukman, dalam siaran pers Kemenag, Sabtu (24/12).
Lukman berharap, perayaan Natal harus dapat dijadikan momentum bagi umat Kristiani untuk bisa lebih meningkatkan kualitas kehidupan beragama sesuai nilai dan ajaran yang diyakininya. Sebab, peningkatan kualitas beragama menjadi modal penting bagi pembangunan bangsa yang majemuk.
Selain itu semua pihak juga diminta agar dapat mengedepankan sikap saling menghormati dan bertoleransi. Di tengah keberagaman, sikap saling menghargai, dan menghormati perbedaan sangat diperlukan, terutama untuk merawat kerukunan dan kedamaian.
"Kita berlapang dada menghormati umat Kristiani yang merayakan Natal, sembari berharap mereka juga dengan penuh kesadaran menghormati sesama saudaranya yang tak merayakan Natal," tambahnya.
Lukman mengungkapkan, bila semua anak bangsa saling menghormati, saling memberi kehormatan kepada yang lain, maka semua akan mendapatkannya. Sebaliknya, bila yang terjadi adalah sikap saling menuntut untuk dihormati, akan muncul pertanyaan tentang siapa yang memberi dan siapa yang mendapatkan.
"Tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah. Memberi lebih baik dari pada menerima apalagi meminta. Marilah berlomba dalam kebajikan," harapnya.
Terakhir, kepada umat Kristiani yang merayakan Natal, Menag menyampaikan pesannya. "Selamat bersuka cita dan berbahagia. Namun tetaplah dalam kesederhanaan dan taburlah kebaikan," tutup Lukman.

Kado NatalNatalNatal 2016

500

Baca Lainnya