• 0

Sri Bintang Menolak Diperiksa Polisi dan Pekikan 'Rakyat Harus Menang'

Sri Bintang Menolak Diperiksa Polisi dan Pekikan 'Rakyat Harus Menang'



Sri Bintang Pamungkas

Sri Bintang Pamungkas meninggalkan Direskrimsus Polda setelah jalani proses BAP selama 4 jam (Foto: Aldi Tannos)


Sri Bintang Pamungkas menolak menjawab pertanyaan polisi. Dia bahkan sengaja datang siang ke ruangan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.
Sri Bintang yang dipidana atas kasus makar ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya. Sejatinya pukul 10.00 WIB, Kamis (22/12) dia menjalani pemeriksaan. Tapi baru pukul 14.00 WIB, dia memenuhi panggilan.
Turun dari mobil menuju ruang pemeriksaan, dia memekik keras. "Rakyat harus menang," sambil mengepalkan dua tangannya.
Entah apa maksud pekikan itu. Pria berkacamata yang juga dikenal sebagai aktivis demokrasi ini lalu dikawal penyidik masuk ke dalam ruangan pemeriksaan.
Tapi tak lama, tiga jam kemudian Sri Bintang sudah keluar dari ruang penyidik. Saat wartawan bertanya, dia menjelaskan soal kasus yang dipidanakan padanya. Sri Bintang menganggap kasusnya tak layak.
Nada bicara dia meninggi saat wartawan menyela penjelasannya. "Jangan potong ucapan saya," tegas Sri Bintang yang terus mengungkapkan ketidakadilan yang diterimanya.
"Saya akan tetap melakukan oposisi perlawan pada kekuasaan ini sampai saya anggap selesai," kata Sri Bintang.

Revolusi itu adalah mengganti kekuasaan pemerintah

- Sri Bintang Pamungkas


Penyidik kemudian menggiring Sri Bintang masuk ke dalam mobil yang membawanya pergi kembali ke ruang tahanan. Pengacara Sri Bintang Razman Nasution kemudian memberikan penjelaskan kepada wartawan perihal kliennya yang ditangkap pada 2 Desember lalu dan hingga kini masih ditahan.
"Apabila menyangkut pada substansi pokok perkara terkait dengan dugaan makar sesuai dengan pasal 107 110 dan 87 KUHP, maka beliau tetap pada pendiriannya. Tidak mau menjawab," ujar Razman.
Selain Sri Bintang, penyidik Polda Metro Jaya juga memeriksa Ratna Sarumpaet sebagai saksi.

Breaking NewsNewsPolitikNasional

500

Baca Lainnya