• 2

Sudah Tahu Belum? Porsi Nasi Padang Dibungkus Lebih Banyak daripada Makan di Tempat

Sudah Tahu Belum? Porsi Nasi Padang Dibungkus Lebih Banyak daripada Makan di Tempat



00:00:00/00:00:00

Nasi Padang
Kamu penyuka nasi padang? Kalau suka, mungkin perlu tahu informasi ini. Nasi padang kalau dibungkus, porsi nasinya lebih banyak daripada makan di tempat.
Tim kumparan membuktikan soal porsi nasi padang ini. Beberapa restoran nasi Padang di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan disambangi. Dan hasilnya benar, nasi Padang yang dibungkus mendapat porsi lebih banyak. Perbandingannya, nasi dibungkus mendapat dua porsi, sedang makan di tempat hanya satu porsi.
Kenapa nasi Padang yang dibungkus bisa lebih banyak?
Ada sejarah panjang soal ini. Seorang pemerhati budaya Minang, Zulhendri membeberkan sejumlah alasan soal porsi nasi Padang ini. Menurut dia, orang Sumatera Barat sendiri menyebut restoran nasi Padang dengan sebutan rumah makan Ampera, singkatan dari Amanat Penderitaan Rakyat. Konon ceritanya, beberapa puluh tahun lalu, saat itu Indonesia sedang mengalami kesulitan ekonomi, harga yang melambung tinggi dan situasi politik yang bergejolak, menumbuhkan solidaritas.
“Apalagi saat itu harga daging yang menjadi komoditi rendang harganya sangat mahal, sehingga yang mampu menikmati kelezatan daging sapi dan daging ayam di restoran hanyalah orang berada,” ucap Zul yang juga mahasiswa tingkat akhir sejarah Minang di Universitas Andalas ini saat berbincang beberapa waktu lalu.
Kemudian, karena masyarakat Minang menyebut rumah makannya dengan sebutan Rumah Makan Ampera, ada rasa solidaritas dari pemilik rumah makan Padang kepada mereka yang membeli nasi dengan dibungkus. Ada anggapan kalau mereka yang membeli dibungkus, akan berbagi dengan keluarganya. Karena itu, nasi dilebihkan dengan anggapan agar keluarga si pembeli bisa menikmati bersama nasi Padang itu.
Namun demikian, sebenarnya banyak sekali versi yang beredar di masyarakat tentang sejarah porsi nasi Padang ini. Sebagian orang menyebut porsi yang besar diberikan sebagai solidaritas pemilik restoran bagi pekerja kasar seperti kuli bangunan yang membutuhkan tenaga banyak usai bekerja keras.
Tapi ada juga pendapat lainnya, misalnya karena soal estetika, di mana dengan jumlah nasi lebih banyak akan membuat bungkusan nasi bisa tegak.
Mungkin masih ada pendapat lainnya soal porsi ini. Lalu Bagaimana menurut kamu soal ini?

a7lxthnju6cx0eaqzkrc.jpg
b0moxll6jrkttnmjkejn.jpg
qt0zdfjxzdn8pio29zgn.jpg


LifestyleKuliner Padang

500

Baca Lainnya