• 0

Teroris Tangsel: Adam Si Ojek Online dan Helmi Si Pria Gondrong

Teroris Tangsel: Adam Si Ojek Online dan Helmi Si Pria Gondrong



Rumah Kontrakan Terduga Teroris Tangsel

Petugas mengamankan barang bukti di lokasi TKP Bom Tangerang Selatan. (Foto: Aditia Noviansyah)

Agus, pemilik rumah kontrakan kaget saat mendapat kabar dari istrinya kalau Adam dan rekannya anggota teroris. Yang dia tahu, saat Adam dan Helmi datang ingin mengontrak, mereka seperti orang kebanyakan.
"Adam ini orangnya gemuk, sekitar 80 Kg, dia itu tukang ojek online (Agus menyebut salah satu nama operator ojek online-red)," beber Agus di lokasi penggerebekan di Babakan, Setu, Tangerang Selatan, Rabu (21/12).
Adam saat mengenalkan diri mengaku sebagai pengemudi ojek. Dia hanya bersama temannya Helmi, tak ada pria lain. Belakangan, di kontrakan itu ada Omen dan Irwan yang tewas.
"Helmi orangnya kurus dan jenggotan, usianya 30-an tahun, kalau Adam sekitar 35-an tahun," tambah Agus.
Tak banyak kata bila Agus berbincang dengan Helmi dan Adam. Hanya bicara seadanya, yang dia ingat beberapa hari lalu Adam ikut tahlilan di rumahnya. Ibunda Agus baru saja berpulang.

Rumah Kontrakan Terduga Teroris Tangsel

Petugas masih menyisir rumah kontrakan lokasi TKP Bom Tangerang Selatan. (Foto: Aditia Noviansyah)
"Mereka kasih fotokopi KTP, yang saya ingat Adam tinggalnya di Larangan, Ciledug. KTP Adam dan Helmi dibawa polisi," tutur Adam.
Baru dua minggu pengontrak itu tinggal. Tapi kini, seluruh penghuni kontrakan diminta pergi, karena ada bom. Ada empat kamar kontrakan dan rumah Agus berada di depannya.
"Sebulan sewanya Rp 750 ribu, dan itu si Adam katanya mau manjang," tutup dia.
Gelap sudah turun di Setu. Tiga jenazah sudah dibawa pergi ambulans, satu persatu petugas kepolisian meninggalkan lokasi. Garis polisi menjaga rumah kontrakan itu.

Densus 88BomBom Tangsel

500

Baca Lainnya