kumparan
20 September 2019 14:05

3 Catatan Kala Arsenal Kalahkan Eintracht Frankfurt 3-0 di Liga Europa

Bukayo Saka mengelabui Kevin Trapp kala Arsenal menang 3-0 atas Eintracht Frankfurt. (Foto: Reuters)
Arsenal sukses mengawali kompetisi Liga Europa dengan raihan positif. Mereka mengalahkan tuan rumah Eintracht Frankfurt 3-0 di Commerzbank-Arena, Jerman, Kamis malam WIB (19/9/2019).
ADVERTISEMENT
Dua jebolan asli akademi klub Arsenal membuktikan kelasnya dengan mencetak gol. Mereka adalah Joe Willock di menit ke-38 dan Bukayo Saka sukses di menit ke-85. Gol terakhir 'The Gunners' dicetak Pierre-Emerick Aubameyang, hanya berselang dua menit dari gol Saka.
Kemenangan tersebut menempatkan Arsenal di puncak klasemen Grup F, sementara Frankfurt kini terdampar sebagai juru kunci. Hasil tersebut juga memutus rekor buruk Aubameyang dan kolega yang gagal meraih kemenangan di tiga laga terakhir 'The Gunners' di semua kompetisi.
Di balik kemenangan itu, Unai Emery mengaku melakukan ‘perjudian’ dengan mengistirahatkan sebagian besar pemain inti. Tak hanya Saka dan Willock, ada nama-nama pemain muda lain yang dipercaya Emery untuk tampil sebagai starter, yakni Emile Smith-Rowe dan Emiliano Martinez.
ADVERTISEMENT
Jebolan akademi Southampton, Calum Chambers; gelandang Lucas Torreiram; bahkan Shkodran Mustafi, bek yang akhir-akhir ini terpinggirkan dari skuad; juga dipercaya masuk line up utama.
Emery mengaku ia ingin memberikan lebih banyak menit bermain kepada para pemain muda di skuad senior. Karena mereka tampil apik, pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut melempar pujian kepada para pemain mudanya. Menurutnya, para pemain muda bermain sesuai harapan.
“Performa mereka (pemain muda) malam ini bagus. Kami bermain dengan cara kami, bersama mereka, bersama dengan beberapa pemain yang berpengalaman, dan semangat. Kami memperlihatkannya malam ini,” ucap Emery dilansir dari situs resmi klub.
Mengenai Bukayo Saka yang tampil luar biasa membuat Frankfurt kewalahan, Emery berharap Saka bisa tampil lebih percaya diri di laga lain. “Mungkin dengan golnya, dengan performanya selama pertandingan, dia (Saka) bisa lebih percaya diri lagi, terutama dalam penyelesaian akhir,” sebut Emery.
ADVERTISEMENT
Berangkat dari laga pertama Arsenal di Liga Europa 2019/20, dengan kemenangan 3-0 atas Eintracht Frankfurt, berikut lima analisis yang bisa disimak.
1. Frankfurt buang-buang peluang
Pemain Eintracht Frankfurt di laga menghadapi Arsenal. (Foto: Reuters)
Meski pada akhirnya merasakan kekalahan telak, sepanjang laga Eintracht Frankfurt bukan tanpa peluang. Bahkan, tuan rumah menciptakan beberapa momen bahaya untuk lini pertahanan Arsenal. Terutama lewat Philip Kostic dan Danny da Costa yang melalui sisi sayap terus menciptakan peluang untuk Andre Silva dan Bas Dost.
Namun, meski menciptakan banyak peluang, dua penyerang Frankfurt tersebut gagal memaksimalkannya menjadi gol. Harusnya Frankfurt bisa memanfaatkan keunggulan duel udara Bas Dost dan Andre Silva. Namun, keduanya tampil kurang maksimal kala dibayang-bayangi Joe Willock dan Lucas Torreira.
Bertujuan memecah kebuntuan, Frankfurt kemudian memasukkan topskor klub sejauh musim ini, Goncalo Paciencia, di menit ke-66 menggantikan Bas Dost. Namun, penyerang asal Portugal tersebut juga tak memberi perbedaan berarti. Alhasil, tuan rumah tetap mengakhiri laga tanpa gol.
ADVERTISEMENT
2. Kontrasnya Arsenal ketika menyerang dan bertahan
Pemain muda Arsenal, Bukayo Saka (kanan) bersama sang kapten, Granit Xhaka. Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach
Masih seperti pada laga-laga sebelumnya, saat menyerang, Arsenal bisa terlihat percaya diri dan lancar sesuai alur yang disiapkan Emery. Namun, ketika tak memegang bola, klub asal London Utara tersebut tampak kebingungan dan mudah didominasi lawan.
Beberapa kesempatan, Frankfurt dengan mudahnya bisa masuk ke wilayah berbahaya Arsenal. Granit Xhaka memang bermain bagus di lini tengah, tapi Torreira dan Willock beberapa kali terlihat kebingungan lalu gagal menutup ruang gerak lawan di lini tengah. Alhasil, Filip Kostic bisa bergerak bebas mengancam pertahanan.
Jika Andre Silva dan Bas Dost bisa memanfaatkan peluang dengan baik, Frankfurt bisa saja membuat hasil yang berbeda dari kekalahan mereka kali ini. Belum banyak berubah dari musim lalu, pertahanan masih jadi kelemahan utama buat Arsenal. Bila tak segera diperbaiki, skuad Emery bakal kesulitan di Liga Europa maupun kompetisi domestik.
ADVERTISEMENT
3. Frankfurt lebih dominan, Arsenal lebih beruntung
Selebrasi Arsenal di belakang kekecewaan Eintracht Frankfurt. (Foto: Reuters)
Pada laga tersebut Arsenal memang menang dengan skor 3-0 atas Eintracht Frankfurt. Namun, bisa dibilang ‘The Gunners’ beruntung mendapatkan hasil tersebut di kandang ‘Die Adler’, mengingat tuan rumah bermain jauh lebih dominan. Selain karena Andre Silva dan Bas Dost yang banyak buang peluang, Emiliano Martinez juga tampil gemilang.
Kiper kedua Arsenal tersebut sukses menyelamatkan gawang tim tamu, total dari tujuh bola yang mengancam. Arsenal bahkan tak begitu efektif, usai Torreira, Saka, Willock, dan Aubameyang beberapa kali membuang peluang. Ketiga pemain tersebut mencatatkan 16 tembakan yang enam di antaranya mengarah ke gawang.
Satu gol tercipta oleh Arsenal, tapi seharusnya bisa lebih lewat berbagai kesempatan yang didapat. Arsenal baru benar-benar efektif, mencetak dua gol lewat Saka dan Aubameyang, ketika tuan rumah bermain dengan 10 pemain menyusul kartu merah Dominik Kohr. Sepanjang laga didominasi tuan rumah, bisa dibilang Arsenal beruntung bisa menang. (bob)
ADVERTISEMENT
Baca lebih banyak informasi mengenai berita artis/berita heboh/info bola/dan lifehack lebih nyaman di aplikasi kumparan.
Download aplikasi Android di sini.
Download aplikasi iOS di sini.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan