kumparan
2 Agu 2019 16:30 WIB

3 Catatan yang Membuktikan Nicolas Pepe Penyerang Top Eropa

Nicolas Pepe, penyerang anyar Arsenal. (Foto: @Arsenal/Twitter)
Sempat dikabarkan hanya punya dana transfer 40 juta paun, Arsenal membuat kejutan dengan mendatangkan penyerang LOSC Lille, Nicolas Pepe. Setelah sepekan terakhir melakukan negosiasi, Pepe akhirnya resmi membela ‘The Gunners’ usai diboyong dengan mahar 72 juta paun.
ADVERTISEMENT
Pepe pun diumumkan lewat akun media sosial dan situs resmi milik klub pada Kamis, (1/8/2019) pukul 10.30 WIB. Konon, kedatangan pemain asal Pantai Gading tersebut bahkan sampai memecahkan rekor transfer klub, setelah sebelumnya pemain termahal dipegang oleh Pierre Emerick-Aubameyang dengan harga 56 juta paun.
Namun, bisa dipahami kerelaan Arsenal untuk memboyong Pepe dengan harga yang begitu tinggi. Pasalnya, pemain yang bakal memakai nomor punggung 19 di Arsenal tersebut memang jadi komoditas panas di bursa transfer kali ini. Terlebih, Pepe memang merupakan target Arsenal sejak bursa transfer musim panas dibuka.
Pelatih Arsenal, Unai Emery, pun mengakui sendiri Pepe yang banyak diincar klub top Eropa merupakan rekrutan yang penting buat Arsenal. "Tentu saja saya gembira dengan kedatangannya. Ia akan menambah kecepatan, kekuatan, dan kreativitas tim untuk mencetak gol lebih banyak lagi," ucap Emery mengomentari kedatangan Pepe.
ADVERTISEMENT
Bukan tanpa alasan Pepe jadi incaran klub top Eropa seperti Paris Saint-Germain, Manchester United, dan Real Madrid. Pasalnya, musim lalu penyerang berusia 24 tahun tersebut tampil gemilang dengan berkontribusi terhadap 33 gol (22 gol dan 11 assist), hanya kalah dari Kylian Mbappe yang mencatat 41 kontribusi gol (33 gol dan 9 assist).
Prestasinya di Liga Prancis musim lalu pun membuat Pepe mengalahkan beberapa penyerang top, seperti Memphis Depay, Florian Thauvin, Radamel Falcao, Edinson Cavani, dan bahkan pemain termahal di dunia, Neymar Junior. Tak khayal bila Pepe mulai disebut sebagai salah satu penyerang top Eropa.
Bila itu saja tak cukup meyakinkan Pepe merupakan penyerang top, berikut tiga analisis dari catatan yang dihimpun OptaJoe dan Transfermarkt yang membuktikan punggawa anyar Arsenal tersebut merupakan penyerang kelas dunia.
ADVERTISEMENT
  1. Penyerang 'Paket Lengkap' yang Serba Bisa
Nicolas Pepe, andalan LOSC Lille di musim 2018/19. Foto: DENIS CHARLET / AFP
Merupakan penyerang yang serba bisa, Nicolas Pepe bisa bermain di berbagai posisi di depan. Umumnya bermain sebagai sayap kanan, Pepe bisa juga ditempatkan di kiri atau bahkan sebagai penyerang utama. Seperti pada musim perdananya di Lille, Pepe selalu dimainkan antara sebagai sayap kanan atau penyerang utama dan sukses mencetak 14 gol di 38 laga.
Musim berikutnya, Pepe semakin matang dan membuktikan diri sebagai penyerang komplit. Selain insting golnya yang luar biasa, Pepe juga piawai dalam menciptakan peluang buat rekan setimnya. Hal tersebut dibuktikannya dengan mencatatkan 22 gol dan 11 assist sepanjang kompetisi.
Kegemilangan pemain berusia 24 tahun tersebut pun membuat Pepe mendongkrak posisi Lille, dari berada di peringkat 17 musim 2017/18 menjadi runner-up musim 2018/19. Bakal bermain bersama penyerang seperti Aubameyang dan Lacazette, tak mengejutkan bila nanti Arsenal bakal jadi berbahaya.
ADVERTISEMENT
  1. Ahli dalam Serangan Balik
Nicolas Pepe diminati Arsenal. (PHILIPPE HUGUEN/AFP)
Tanpa Pepe saja, musim lalu skuad arahan Unai Emery sudah begitu berbahaya di depan gawang. Aubameyang dengan kecepatannya dan Lacazette yang punya teknik yang hebat selalu jadi momok pertahanan lawan. Keduanya jadi pencetak 35 dari total 73 gol yang dicetak Arsenal musim lalu. Bakal ketambahan Nicolas Pepe di lini depan, tentu makin berbahaya.
Terutama dalam serangan balik, Pepe yang punya kecepatan merupakan pemain yang ahli dalam bidang tersebut. Enam gol dan 15 percobaan dicatatkan penyerang asal Pantai Gading tersebut musim lalu lewat serangan balik, terbanyak kedua di lima liga top Eropa. Catatan tersebut hanya kalah dari Kylian Mbappe.
Kemampuan melewati pemain bertahan dan mengejar bola yang bebas membuat Pepe menghasilkan lima penalti musim lalu, hanya kalah satu dari Wilfried Zaha di lima liga top Eropa. Dirinya juga 108 kali dilanggar pemain lain, terbanyak di Liga Prancis dan mengalahkan bintang Chelsea musim lalu, Eden Hazard yang dilanggar 104 kali.
ADVERTISEMENT
  1. Spesialis Penendang Penalti
Calon bintang Arsenal, Nicolas Pepe. Foto: Getty Images/Carlos Rodrigues
Musim lalu Arsenal gagal menang kala menghadapi Tottenham Hotspur di Wembley, meski mendapat tendangan penalti di menit-menit akhir. Aubameyang yang gagal menaklukkan Hugo Lloris membuat Derbi London Utara berkesudahan dengan skor remis 1-1. Tentu hasil tersebut mengecewakan buat para Gooners.
Saat ini, Arsenal memang belum punya spesialis penendang penalti. Kini dengan kedatangan Pepe, masalah tersebut teratasi. Musim lalu, ketenangan Pepe mengeksekusi bola di titik putih mengantarkannya pada sembilan gol. Catatan tersebut merupakan yang terbanyak kedua, hanya kalah dari Luka Milivojevic yang mencetak 10 gol penalti.
Mentalnya yang bagus bahkan sempat membuat Pepe mengalahkan Gianluigi Buffon yang notabene jago dalam mengatasi penalti. Bakal jadi pemain yang begitu diharapkan publik Arsenal nantinya, Pepe punya mental dan kemampuan yang mumpuni untuk bisa membuktikannya. (bob)
ADVERTISEMENT
Baca lebih banyak informasi mengenai berita artis/berita heboh/info bola/dan lifehack lebih nyaman di aplikasi kumparan.
Download aplikasi Android di sini.
Download aplikasi iOS di sini.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan