kumparan
10 Oktober 2019 9:48

5 Fakta Jelang Timnas Indonesia vs UEA di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Timnas Indonesia U-23 jelang laga melawan Palestina. (Foto: ANTARA/INASGOC/Charlie)
Babak belur setelah dua laga pertama menelan kekalahan, Timnas Indonesia bakal berusaha bangkit di pertandingan ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022. Bermain di Stadion Al Maktoum, Kamis (10/10/2019) pukul 23.00, meski berat ‘Tim Garuda’ bakal berusaha meraih poin.
ADVERTISEMENT
Seperti yang diketahui, sebelumnya Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan dua negara tetangga usai kalah dari Timnas Thailand dan Timnas Malaysia. Keduanya bahkan dirasakan ketika bermain di depan publik sendiri.
Berkat dua kekalahan tersebut, skuad arahan Simon McMenemy berada di dasar klasemen Grup G, belum mengoleksi poin. Sebaliknya, UEA yang baru main sekali sukses mencuri tiga poin ketika bertandang ke Malaysia.
Menurut McMenemy, laga nanti bakal jadi ujian berat. Terlebih Timnas harus menempuh perjalanan jauh. Namun dirinya tetap optimis bila anak asuhnya bekerja keras meraih hasil terbaik.
“Kami juga memikirkan apa yang kami miliki sekarang dan senjata apa yang bisa kami gunakan untuk melawan UEA," kata McMenemy. ''Kami mesti fokus dan berhati-hati. Kita semua mengetahui bahwa UEA berisikan materi pemain dan pelatih yang bagus,'' tambah pelatih berkebangsaan Skotlandia tersebut.
ADVERTISEMENT
Sementara Bert van Marwijk menyebut Indonesia tak bisa diremehkan. Bagi mantan pelatih Feyenoord tersebut, menghadapi Thailand dan Malaysia, Tim Merah Putih hanya tidak beruntung gagal meraih tiga poin. Karena itu, Marwijk mengimbau timnya harus fokus.
"Indonesia adalah tim penuh kejutan. Mereka akan menjalani laga dengan penuh semangat. Mereka juga memiliki banyak pemain cepat dan kreatif. Laga nanti tidak akan mudah karena kami tidak bisa memprediksi mereka," Sebut Marwijk.
Berangkat dari Timnas Indonesia yang bakal bertandang ke markas UEA di Kualifikasi Piala Dunia 2022, berikut lima fakta yang bisa disimak.
1. UEA berada 101 tingkat di atas Timnas Indonesia
Para pemain Uni Emirat Arab saat melawan Malaysia pada Pra-Piala Dunia 2022. Foto: Lim Heuy Teng/REUTERS
Dari daftar ranking FIFA sejak 19 September 2019 lalu, saat ini Timnas Indonesia masih berada di posisi 167 dengan koleksi 987 poin. Kekalahan lawan Thailand dan Malaysia di dua laga sebelumnya membuat Tim Garuda turun tujuh peringkat dari posisi sebelumnya.
ADVERTISEMENT
Sementara UEA juga turun satu strip dari edisi sebelumnya. Namun, negara yang beribukotakan Abu Dhabi tersebut kini masih menempati menempati peringkat 66 dengan 1365 poin, berada 101 tingkat di atas Timnas Indonesia.
2. Timnas Indonesia pernah menang lawan UEA
Selebrasi pemain timnas Indonesia. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Meski kini perbedaan peringkat kedua tim begitu jauh, sejarah mencatat dari empat pertemuan kedua tim berimbang. Timnas Indonesia sempat menang dua kali menghadapi UEA, begitu juga sebaliknya.
Adapun dua kemenangan Indonesia terjadi di Turnamen Merdeka 1981 dan Asian Games 1988. Boleh jadi dua kemenangan yang di lebih dari 30 tahun silam tersebut sudah tidak relevan, tapi setidaknya bisa membangkitkan moral penggawa Tim Merah Putih untuk mengulang sejarah.
3. Bert van Marwijk, pelatih yang bawa Belanda ke final Piala Dunia
Bert van Marwijk, pelatih Timnas Uni Emirat Arab. Foto: JOHN MACDOUGALL / AFP
UEA saat ini ditangani pelatih yang bukan sembarangan. Adapun Bert van Marwijk merupakan juru taktik yang sempat membawa Timnas Belanda melaju hingga babak final Piala Dunia 2010. Kala itu Spanyol jadi pemenang berkat gol tunggal Andres Iniesta.
ADVERTISEMENT
Bermain di tingkat klub, Marwijk juga berprestasi bersama Feyenoord. Meski begitu, kegagalan Belanda di Piala Eropa 2012, juga tak berhasil bersama Hamburg SV bisa menjadi catatan menarik.
4. UEA sudah pernah tampil di Piala Dunia
Para pemain Uni Emirat Arab saat melawan Malaysia pada Pra-Piala Dunia 2022. Foto: Lim Heuy Teng/REUTERS
Sempat lolos ke Piala Dunia 1990, Timnas UEA tentu punya jam terbang lebih dari Indonesia saat ini. Kala itu, UEA lolos dari babak kualifikasi Grup 3 usai mengungguli Kuwait dan Pakistan.
Sementara kala itu di Grup 6 Indonesia di posisi tiga kalah dari Jepang dan Korea Utara. Namun hebatnya, Indonesia tak terkalahkan di laga kandang, menang lawan Hongkong dan imbang dua kali. Adapun di laga tandang Indonesia tak pernah menang, sekali imbang dan dua kali kalah.
ADVERTISEMENT
5. Indonesia kalah tiga kali di tahun 2019
Pesepak bola Timnas Indonesia Beto berhadapan dengan pemain timnas Thailand saat pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Sepanjang tahun 2019, Timnas UEA baru sekali menelan kekalahan, yaitu kala menghadapi Qatar di babak semifinal Piala Asia 2019. Hanya sekali kalah, UEA menang tujuh kali dan imbang dua kali dari 11 pertandingan.
Sementara Indonesia, dari lima laga terakhir sepanjang tahun 2019, hanya mengemas dua kemenangan menghadapi Myanmar dan Vanuatu. Selebihnya, Tim Merah Putih menelan kekalahan dari Yordania, Malaysia, dan Thailand. (bob)
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan