kumparan
24 Jul 2019 15:08 WIB

5 Fakta Xavi Simons, 'Bocah Ajaib' Rekrutan Anyar PSG dari Barcelona

Xavi Simons, pemain anyar PSG. (Foto: Dok. PSG)
Merupakan salah satu bakat paling bersinar di Barcelona, secara mengejutkan Xavi Simons memutuskan hengkang. Pemain berusia 16 tahun itu memilih Paris Saint-Germain (PSG) sebagai destinasi karier sepak bolanya hingga tahun 2022 nanti.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Xavi Simons telah menolak perpanjangan kontrak dengan Barca. Alhasil, PSG pun langsung bergerak cepat merebut Bintang Timnas Belanda U-16 tersebut.
Pemain berambut ikal itu sudah diumumkan secara resmi oleh PSG lewat akun media sosial mereka. Mengutip dari unggahan tersebut, Xavi Simons mengatakan, "Walau saya baru 16 tahun, saya merasakan kasih sayang dan dukungan dari ratusan ribu fans Barca yang ingin saya tetap tumbuh dan bisa tampil di Camp Nou."
Menurut bocah kelahiran Amsterdam tersebut, walau dirinya bakal memulai petualangan baru bersama Paris Saint-Germain, Barcelona bakal tetap jadi klub yang spesial. "Bakal memulai petualangan baru yang menarik keluar dari Barcelona, klub ini, orang-orangnya, dan para penggemarnya akan selalu punya tempat khusus di hati saya," ucap Simons.
ADVERTISEMENT
Xavi Simons sudah tampil lima kali bersama Timnas Belanda U-15 dan tiga kali di level U-16. Perkembangan dari bakat besarnya pun begitu dinantikan publik. Nantinya, Xavi Simons bakal lanjut mengasah teknik serta visi bermain bersama tim akademi PSG yang konon tak kalah mentereng dari La Masia dalam memproduksi beberapa pemain top.
Sebelum berkembang jadi bintang kelas dunia, berikut lima fakta menarik Xavi Simons, bocah ajaib yang tinggalkan Barcelona ke Paris Saint-Germain.
1. Produk asli La Masia
Xavi Simons kala membela La Masia. (Foto: Cule Mania/EFE)
Merupakan produk asli akademi La Masia Barcelona, Xavi Simons sudah bergabung sejak tahun 2010. Kala itu, Xavi Simons masih berusia tujuh tahun. Hingga akhirnya direkrut Paris Saint-Germain, Xavi Simons total sudah mencatatkan sembilan tahun waktu bermain bersama Blaugrana.
ADVERTISEMENT
Sebelum bergabung dengan La Masia, pemain bernama lengkap Xavi Quentin Shay Simons itu sempat mengasah bakatnya di Villarreal. Tepatnya di akademi CD Thader, Simons yang kala itu berusia enam tahun menimba ilmu selama semusim. Barulah dirinya bergabung ke La Masia.
2. Bernama Xavi, berambut Puyol, berteknik Ronaldinho
Selebrasi Ronaldinho di El Clasico. (Foto: AFP/Pierre-Philippe Marcou)
Mengingatkan pada beberapa legenda Barcelona, tak heran bila Xavi Simons langsung terkenal di kalangan pendukung Barcelona. Namun, bukan hanya nama yang sama dengan Xavi Hernandez, atau rambut ikal ala Carles Puyol, Xavi Simons juga punya kemampuan olah bola yang disandingkan dengan Ronaldinho.
Pelatih akademi Barcelona, Gerard Lopez, angkat suara dengan bakat yang dimiliki Xavi Simons. Punya teknik yang hebat, visi bermain, serta versatil membuat Gerard Lopez menyebut Simons punya masa depan cerah. “Dari waktu ke waktu, di La Masia, saya mengawasi sesi latihan dan melihat dia (Simons) berbeda,” sebut Lopez.
ADVERTISEMENT
3. Lahir di keluarga pesepak bola
Regillio Simons, ayah Xavi Simons. (Foto: Getty Images)
Bakat besar yang dimiliki Xavi Simons ternyata memang turun dari ayahnya yang juga seorang pesepak bola, Regillio Simons. Sebelumnya, Regillio merupakan seorang penyerang di beberapa klub Liga Belanda. Merupakan kakak senior Stefano Lilipaly di Telstar, Regillio sempat melanglang buana ke berbagai klub.
Walau begitu, karier Regillio selama 20 tahun hanya sebatas level domestik. Sempat jadi pelatih akademi Ajax, Regillio bermain di tim seperti Fortuna Sittard, Willem II Tilburg, NAC Breda, dan ADO Den Haag. Kini, dirinya bisa menyaksikan sang anak jadi pemain kelas dunia.
4. Pengikut Instagramnya melebihi klub raksasa Liga Prancis
Loading Instagram...
Masih berusia 16 tahun, bakat Xavi Simons yang sudah tersebar membuat dirinya kini kebanjiran pengikut di akun media sosialnya, Instagram. Bahkan, Xavi Simons mengumpulkan pengikut lebih banyak dari hampir keseluruhan tim Liga Prancis, termasuk dua raksasa Olympique Marseille dan Olympique Lyon.
ADVERTISEMENT
Adapun gelandang asal Belanda tersebut sudah mengumpulkan 1,7 juta pengikut di Instagram. Gelandang berusia 16 tahun tersebut mengalahkan total pengikut Marseille dan Lyon yang saat ini berjumlah 1,1 juta akun. Bakal tambah jago seiring bertambahnya kematangan Simons, jumlah pengikutnya pun bisa semakin besar.
5. ‘Klien’ Mino Raiola
Agen Pogba, Mino Raiola. Foto: Wikimedia Commons
Sejatinya, Xavi Simons yang masih berusia 16 tahun belum memiliki agen sepak bola. Peraturan melarang pemain yang masih berusia di bawah 18 tahun merekrut agen dan harus berada di bawah naungan orang tuanya. Namun, Mino Raiola telah bergerak di balik layar demi pemain berambut ikal tersebut.
Raiola bahkan sudah jadi agen bayangan Xavi Simons sejak tahun 2017. Kala itu Simons masih berusia 14 tahun dan bermain untuk La Masia. Kepincut dengan bakat besarnya, Raiola pun bergerak di balik layar demi Simons. Kabarnya, Riola pun ikut campur tangan dalam kepindahan Simons dari Barcelona ke PSG. (bob)
ADVERTISEMENT
Baca lebih banyak informasi mengenai berita artis/berita heboh/info bola/dan lifehack lebih nyaman di aplikasi kumparan.
Download aplikasi Android di sini.
Download aplikasi iOS di sini.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·